Horor Bertemu Komedi ” Sebelum Dijemput Nenek” Tayang di Bioskop Mulai 22 January 2026

0
46

Kabarindo24jam.com | Jakarta, 14 Januari 2026 — Film horor-komedi Indonesia Sebelum Dijemput Nenek bersiap menyapa penonton bioskop mulai 22 Januari 2026. Diproduksi oleh Rapi Films dan disutradarai oleh Fajar Martha Santosa, film ini menghadirkan kisah teror berbasis mitos lokal yang dikemas dengan komedi karakter serta dinamika hubungan keluarga.

Film ini menempatkan Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto sebagai pemeran utama yang memerankan dua saudara kembar dengan karakter bertolak belakang. Angga berperan sebagai Hestu, sosok serius dan menyimpan konflik emosional, sementara Dodit memerankan Akbar, pribadi lugas yang dekat dengan sang nenek. Perbedaan latar belakang dan cara pandang keduanya menjadi poros utama cerita yang berkembang di tengah situasi mencekam.

Horor dan Komedi Berjalan Beriringan
Sutradara Fajar Martha Santosa menjelaskan bahwa sejak awal penggarapan, film ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara ketegangan horor dan komedi tanpa saling meniadakan. Unsur teror tetap dibangun secara konsisten, sementara humor hadir melalui karakter dan interaksi antartokoh.

Menurut Fajar, kontras karakter Hestu dan Akbar justru memberi ruang bagi cerita untuk terasa lebih manusiawi dan menghibur. Pendekatan tersebut diharapkan membuat penonton tidak hanya merasakan ketegangan, tetapi juga kedekatan emosional dengan konflik yang dihadirkan.
Diperkuat Pemeran Pendukung dan Cameo.

Selain dua pemeran utama, Sebelum Dijemput Nenek turut diperkuat oleh jajaran pemain pendukung seperti Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian. Sejumlah penampilan cameo juga disisipkan secara selektif untuk memperkaya cerita, termasuk karakter yang sempat ramai diperbincangkan di kalangan penonton.

Pemilihan cameo dilakukan dengan mempertimbangkan kesinambungan narasi, sehingga kehadirannya tidak sekadar menjadi pemanis, melainkan bagian dari dinamika cerita yang membangun kejutan dan humor.
Komitmen Rapi Films pada Horor Berakar Budaya Lokal
Sebagai produser, Sunil Samtani menegaskan bahwa Sebelum Dijemput Nenek merupakan bagian dari komitmen Rapi Films dalam mengembangkan film horor-komedi yang berangkat dari budaya dan mitos lokal.

Film ini memadukan tema kematian, konflik keluarga, dan komedi karakter dalam satu cerita yang utuh.
Film ini juga menjadi debut penyutradaraan layar lebar bagi Fajar Martha Santosa. Rapi Films menyebut proyek ini sejalan dengan upaya membuka ruang bagi talenta baru di industri perfilman nasional. (LL/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini