Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Sebaran bencana akibat hujan deras melanda sejumlah kecamatan di Kota Bogor. Wilayah terdampak tersebar di Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Tengah, mencakup kelurahan seperti Balumbangjaya, Pasir Mulya, Loji, Cimahpar, Cipaku, hingga Bondongan dan Paledang.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026) tersebut memicu berbagai kejadian bencana alam. Kondisi tanah yang labil serta bangunan yang sudah lapuk memperparah dampak di sejumlah titik permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan pihaknya menerima sedikitnya 17 laporan kejadian. “Mayoritas berupa tanah longsor dan atap rumah ambruk,” ujar Dimas, seraya menjelaskan bahwa panjang longsoran bervariasi antara 3 hingga 27 meter dan menyebabkan kerusakan Tembok Penahan Tanah (TPT) serta gangguan akses jalan warga.
Selain kerusakan infrastruktur dan rumah, bencana ini juga menelan korban jiwa. Seorang warga Kelurahan Bondongan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan TPT dan telah dievakuasi ke RS Melania Kota Bogor. BPBD bersama unsur terkait telah melakukan asesmen cepat, evakuasi, pemasangan terpal, penyaluran bantuan darurat, serta pengamanan lokasi rawan.
Seiring upaya penanganan yang terus dilakukan, Pemkot Bogor melalui BPBD mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat hujan deras. Masyarakat diminta menghindari area rawan longsor dan segera melaporkan tanda-tanda bahaya, sementara pemerintah memastikan pemantauan lapangan dan pemenuhan kebutuhan mendesak warga terdampak tetap berjalan. (Man*/)





