Ikuti Operasi Pasukan Khusus, Wakil Panglima TNI Terima Brevet Komando

0
6

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Setelah sebulan lebih menjabat Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (Wapang TNI), Jenderal Tandyo Budi Revita menerima Brevet Kehormatan Komando dan menjadi warga kehormatan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat. Penyematan brevet tersebut, dilakukan langsung oleh Panglima Kopassus Letnan Jenderal Djon Afriandi.

Namun, ternyata tidak mudah bagi Jenderal TNI kelahiran Solo, 21 Februari 1969 itu untuk mendapatkan brevet Komando. Teman satu letting Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Akademi Militer (Akmil) 1991 ini harus mengikuti serangkaian pelatihan Operasi Pasukan Khusus sebagai prasyarat.

Berdasarkan informasi dilaman resmi Kopassus, Wapang TNI juga terlihat mengikuti tactical floor dengan seksama. Usai mengikuti serangkaian pelatihan. Jenderal Tandyo tampak mengenakan seragam militer lengkap dengan night vision dan memanggul senjata otomatis laras panjang di tengah malam.

“Wakil Panglima TNI telah melaksanakan serangkaian operasi pasukan khusus sebelum menerima penghargaan sebagai warga kehormatan Kopassus,” bunyi keterangan tertulis Penerangan Kopassus yang dikutip Minggu (2/11/2025).

Jenderal TNI yang pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja dan Papua itu terlihat menyisir medan operasi. Usai mengikuti pelatihan operasi khusus, Wapang TNI memimpin langsung upacara penutupan seleksi prajurit Komando Angkatan 111 di Pantai Permisan, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Letjen TNI Djon Afriandi menyematkan brevet kehormatan komando dan penyerahan sertifikat kualifikasi komando kepada Wapang TNI. “Wakil Panglima TNI dan Panglima Kopasus menyatu dengan prajurit Komando angkatan 111 sebagai bentuk kekompakan, soliditas, dan jiwa korsa Prajurit Korps Baret Merah.”

Karier militer Tandyo Budi Revita diawali dengan menjabat sebagai Dan Tim Khusus Combat Intelligence (CI) Yonif Linud 330/Tri Dharma pada 1995. Kemudian menjabat sebagai Danyonif Linud 330/Tri Dharma pada 2011. Jabatan lain yang pernah dia emban adalah Danbrigif Linud 17/Kujang I (2011-2012), Asops Kasdam VII/Wirabuana (2014), Danrindam IX/Udayana (2015), Danmentar Akmil (2015), Danrem 142/Taroada Tarogau (2016).

Selanjutnya, Paban III/Sopsad (2017-2018), Paban III/Latga Sops TNI (2018), Dir Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan (2018-2019), Dirrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan (2019-2021), Kabadiklat Kemhan (2021-2023), Pangdam IV/Diponegoro (2023-2024), dan Wakasad (2024—2025).

Selain Akmil, dia menyelesaikan pendidikan militer lainnya seperti Sesarcabif, Dik PARA, Dik PARA Madya, Diklapa I, Diklapa II, Dik Pemburu, Dikreg XLIV Seskoad (2006), Susdanyon, Sesko TNI, dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. (Cky/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini