
Kabarindo24jam.com | Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto tak henti-hentinya mencetak prestasi di berbagai bidang. Kali ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor berhasil meraih penghargaan atas partisipasi dan kontribusi dalam kebijakan serta pengembangan positif bagi Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI pada acara Grand Final Olimpiade PAI & Semarak Lomba PAI beberapa waktu lalu di Jakarta. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi keagamaan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan semangat generasi muda dalam mengkaji serta menyampaikan nilai-nilai Islam secara aktif dan kreatif.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan sebagai kategori terbaik IV atas partisipasi dan kontribusi dalam kebijakan dan pengembangan positif bagi PAI di sekolah,” kata Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy, kepada wartawan, Senin (15/12/2025).
Mantan Kepala BKPSDM ini mengaku bersyukur sekaligus gembira atas apresiasi tersebut. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Bogor, khususnya jajaran Dinas Pendidikan, untuk terus meningkatkan kontribusi dan memberikan dampak positif bagi pendidikan agama Islam di Kabupaten Bogor.
“Pemerintah daerah ke depannya akan terus berperan aktif dengan memberikan kontribusi terbaik kepada siswa-siswi di dunia pendidikan agama Islam di Kabupaten Bogor. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam yang unggul, cerdas, dan berakhlak mulia,” kata Rusliandy.
Ia mengakui, pendidikan agama Islam merupakan upaya membentuk insan kamil (manusia paripurna) yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh.
“Dengan penanaman pemahaman yang benar tentang ajaran Islam, pengembangan potensi spiritual dan intelektual, serta pembentukan karakter yang bertanggung jawab, mandiri dan berwawasan global, hal itu akan memberikan bekal bagi siswa-siswi untuk masa depan,” imbuh Rusliandy.
Sebagai informasi, bersamaan dengan Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) juga dihelat Lomba Da’i dan Da’iyah Tingkat Nasional, yang menghadirkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Acara ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari dewan juri yang terdiri dari tokoh agama, akademisi, dan praktisi dakwah, hingga guru pembimbing.
Gelaran Olimpiade dan Semarak Lomba Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan pendidikan agama pada masa depan. Ajang ini tercatat melibatkan representasi dari 41,6 juta siswa Muslim, 7,8 juta mahasiswa, serta 250 ribu guru PAI di seluruh Indonesia, sebuah capaian kompetisi yang dinilai monumental dan sarat makna bagi penguatan karakter generasi bangsa. (Cky/*)


