Kabarindio24jam.com | TEHERAN — Pemerintah Iran mengonfirmasi akan menghadiri perundingan terkait program nuklir dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2/2026). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya diplomasi lanjutan mengenai isu nuklir Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa perundingan akan digelar sekitar pukul 10.00 waktu setempat di ibu kota Oman. Ia menyampaikan bahwa Oman telah memfasilitasi penyelenggaraan pertemuan tersebut.
Perundingan ini dilaporkan berfokus pada program nuklir Iran serta isu sanksi, dengan delegasi Iran dipimpin langsung oleh Araghchi bersama sejumlah pejabat diplomatik senior.
Sejumlah laporan juga menyebut pembahasan dibatasi pada isu nuklir, sesuai posisi Teheran yang menolak memasukkan topik lain dalam agenda negosiasi.
Pemerintah Amerika Serikat diwakili utusan khusus untuk Timur Tengah, sementara format perundingan disebut melanjutkan pola pembicaraan tidak langsung yang sebelumnya dimediasi Oman.
Kesepakatan untuk menggelar pertemuan di Oman terjadi setelah perbedaan pandangan mengenai lokasi dan lingkup agenda, termasuk dorongan sebagian pihak agar pembahasan mencakup isu di luar nuklir.
Sejumlah laporan internasional juga menyebut kedua negara tetap berbeda pendapat terkait ruang lingkup negosiasi menjelang pertemuan tersebut.
Perundingan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian dialog sebelumnya yang dimediasi Oman dan negara lain dalam upaya mencari jalan diplomatik terkait program nuklir Iran.
(Ls/*)





