Kapal Induk Hibah dari Italia Segera Perkuat Angkatan Laut Indonesia

0
14

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Rencana hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia merupakan bagian dari kerja sama pertahanan antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia dan negeri pizza tersebut. Bahkan, tidak ada feedback atau skema timbal balik yang spesifik di luar mekanisme resmi yang berlaku.

“Skemanya hibah G2G (government to government) sebagai bagian dari kerja sama pertahanan bilateral,” ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (19/2/2026).

Adapun terkait anggaran yang terlanjur sudah disiapkan pemerintah Indonesia, akan dialokasikan untuk kebutuhan retrofit kapal Giuseppe Garibaldi dalam rangka penyesuaian kebutuhan operasi TNI dan TNI AL.

“Jadwal kedatangan Giuseppe Garibaldi masih dibahas karena bergantung kesiapan teknis kapal dan penyelesaian administrasi hibah, termasuk proses dismantling (pembongkaran) peralatan tertentu oleh pihak Italia,” kata Rico.

Tak hanya itu, Kemhan RI dan TNI Angkatan Laut juga telah menyiapkan pembinaan calon awak kapal Giuseppe Garibaldi. “Sementara pola penugasan dan kemungkinan keterlibatan matra lain masih dimatangkan oleh TNI AL sesuai kebutuhan operasi,” ucap Rico.

Terpisah, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali berharap kapal Giuseppe Garibaldi bisa tiba di Indonesia sebelum peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 TNI. Proses pengadaan kapal induk tersebut masih berjalan melalui jalur negosiasi antara TNI AL, Angkatan Laut Italia, Fincantieri, dan Kemhan RI.

Sebagai informasi, kapal induk dengan panjang 180,2 meter ini dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam. Kapal pengangkut pesawat tempur ini juga dilengkapi beberapa radar jamming hingga senjata seperti peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow / Selenia Aspide.

Dikutip dari Naval Technology, Kapal Induk Italia ini Giuseppe Garibaldi dioperasikan pada tahun 1985. Garibaldi diklasifikasikan kapal induk anti kapal selam. Kapal ini mampu membawa 18 helikopter atau satu skuadron pesawat terbang lepas landas dan mendarat vertikal atau pendek (VSTOL).

Tak hanya melakukan peperangan anti kapal selam, Garibaldi juga digunakan untuk mengawasi wilayah, pengawalan konvoi, pengangkutan pasukan komando, dan dukungan logistik armada. Sistem propulsi kapal ini menggunakan konfigurasi Combined Gas And Gas (COGAG).

Sistem tersebut terdiri atas empat turbin gas LM2500 yang diproduksi oleh FiatAvio, Turin, berdasarkan lisensi dari perusahaan Amerika Serikat, General Electric (GE). Keempat mesin tersebut menghasilkan daya total sekitar 81.000 tenaga kuda (hp). Dengan sistem ini, kapal mampu melaju hingga kecepatan maksimum 30 knot dan memiliki jangkauan operasional lebih dari 7.000 mil laut.

Sementara dikutip dari Seaforces, pada Perang Kosovo di kawasan Balkan tahun 1999, kapal induk ini digunakan untuk mengangkut pesawat tempur Harrier AV-8B II+. Kemudian, pada tahun 2001, kapal tersebut ikut berpartisipasi dengan Amerika Serikat dalam menyerang Afghanistan. Di tahun 2011, kapal tersebut juga diterjunkan dalam Intervensi militer di Libya 2011 oleh NATO. (Ans/Ifa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini