Kinerja Wali Kota Bogor Menunjukkan Tren Positif, Mahasiswa Soroti Sejumlah Persoalan

0
8

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Satu tahun kinerja pemerintahan Kota Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedie Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin, memang menunjukkan tren positif. Namun, ternyata tetap masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus disikapi dan diselesaikan pada 2026 ini.

Selama 1 tahun terakhir, muncul persoalan dari mulai reaksi sopir angkot terhadap nasib yang terdampak program penataan transportasi massal hingga permasalahan persampahan dan PKL. Karena itu, kritik pun datang dari sejumlah kalangan termasuk dari mahasiswa.

Pengurus GMNI Bogor, Muhammad Zidan Nurkahfi, mengungkapkan, bahwa proses penataan transportasi massal jangan sampai mengorbankan nasib pengemudi angkot. Mereka tetap harus mendapatkan perhatian karena mencari nafkah dari mengemudikan angkot di berbagai rute trayek jaringan jalan.

“Saat ini program penataan angkutan kota juga harus memikirkan nasib sopir angkot. Jangan sampai mereka tidak mendapatkan penghasilan karena tidak lagi menarik penumpang karena adanya pengurangan atau penghapusan angkot yang sudah tua menjadi angkutan modern,” kata Zidan dalam keterangannya yang dikutip, Senin (23/2/2026).

Aktivis mahasiswa lainnya, Irfan Yoga, memandang percepatan pembangunan kota Bogor juga harus selaras dengan lingkungan hidup. Keberadaan PKL Dan sampah menjadi pekerjaan rumah yang harus tertangani dengan segera.

“Wajah kota Bogor jangan sampai tercemari oleh sampah yang ada di berbagai sudut kota sehingga penataan tersebut juga harus berlangsung tidak hanya sekedar seremonial. Penanganan PKL dengan adanya relokasi juga harus cepat berlangsung sehingga mereka bisa tetap melanjutkan hidup dengan berniaga,” katanya.

Apalagi saat ini, lanjut dia, Pemerintah Kota Bogor juga terus melakukan penanganan terhadap persoalan masyarakat. Di tahun 2026 ini, program-program Dedie dan Jenal diharapkan berjalan dengan adanya kolaborasi dan sinergitas dengan seluruh elemen. ”Sehingga bisa merealisasikan slogan Bogor beres dan maju,” pungkas Irfan.

Sebelumnya diberitakan, berbagai indikator capaian kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunjukkan tren positif dalam satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin. Kemajuan di sejumlah bidang dan berbagai program serta gebrakan duet pemimpin wilayah berjuluk ‘Kota Hujan’ ini pun mendapatkan pujian serta apresiasi khusus dari berbagai kalangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor Tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor mengalami peningkatan. Tak hanya itu, tingkat inflasi juga mengalami penurunan. Angka kemiskinan di Kota Bogor turut menurun, termasuk tingkat pengangguran yang juga menunjukkan tren penurunan. (Man/*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini