Kabarindo24jam.com | Cibinong – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor ingin memberikan ‘prestasi istimewa’ kepada masyarakat di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto – Wakil Bupati Jaro Ade Ruhandi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke XV yang akan digelar pada November 2026 mendatang di Kota Bekasi bersama Kota Bogor dan Depok.
Dengan 82 cabor yang resmi terdaftar di bawah naungannya serta rekam jejak juara beberapa kali juara umum, wajar jika KONI Kabupaten Bogor mematok target prestasi terbaik di ajang bergengsi yang akan diikuti oleh seluruh daerah kabupaten dan Kota di Jawa Barat itu.
Untuk itu, berbagai persiapan terus dilakukan dan dimatangkan oleh KONI bersama seluruh Pengurus Cabor (Pengcab). Terkini, 82 Cabor mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Cabor se Jawa Barat yang dilangsungkan sejak Oktober, November hingga Desember 2025.
Ketua KONI Kabupaten Bogor H.Dedi Ade Bachtiar mengungkap, hingga pekan terakhir bulan November ini sudah 42 cabor yang telah menjalankan BK Porprov. Hasilnya, cukup memuaskan, lantaran para Cabor yang mengikutkan atletnya ke BK berhasil meloloskan diri ke ajang Porprov.
“Kita terus pantau kegiatan BK ini untuk menghitung kekuatan dan potensi Kabupaten Bogor maupun daerah lain dalam perebutan medali Porprov nanti. Kalau melihat pada hasil terkini dari BK Cabor, hitungan kita sudah 174 medali emas yang bisa rebut,” turut Dedi Bachtiar saat ditemui di Gedung KONI, Pakansari, Cibinong, Jumat (28/11/2025).
Meski demikian, Dedi menyebut jumlah emas tersebut hanya kalkulasi berdasarkan hitung-hitungan dari hasil BK Porprov. Namun Dedi mengaku sangat terkesan sekaligus mengapresiasi Pengurus Cabor, Ofisial dan para atlet yang berjuang sekuat daya mencapai hasil terbaik di BK Porprov Jabar di tengah keterbatasan dan kendala yang ada.
“Saya patut bersyukur dan bangga pada tekad dan kegigihan rekan-rekan pengurus Cabor maupun para atlet yang terlihat sangat keras dan mengerahkan segala daya upayanya untuk bisa lolos dari BK,” ucap pensiunan birokrat yang pernah menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini.
Diketahui, emas yang akan diperebutkan dalam ajang Porprov Jabar 2026 nanti jumlahnya sebanyak 1.156 medali. Dedi Bachtiar menyebut untuk menjadi juara Porprov setidaknya harus bisa merebut lebih dari 20 persen total jumlah medali emas yang diperebutkan.
“Kalau ditanya optimis ya bisa jadi takabur, tetapi hitung-hitungan kita berdasarkan hasil BK dan lain sebagainya, kita sudah punya modal 174 medali emas, tinggal kita berjuang lebih keras merebut tambahan medali hingga mencapai jumlah total yang menjadi syarat juara umum,” imbuh Dedi.
Dedi menambahkan, perjalanan dan proses menuju ajang Porprov kali ini cukup berat karena adanya dinamika organisasi dan hal-hal bersifat non teknis. Namun begitu, Dedi memastikan seluruh persiapan menuju hari ‘H’ Porprov Jabar terus berjalan demi memberikan prestasi terbaik bagi masyarakat dan daerah.
“Porprov 2026 ini juga merupakan event olahraga tingkat Jawa Barat yang pertama kalinya di bawah kepemimpinan pak Bupati Rudy dan Wakil Bupati Jaro Ade. Tentunya, dengan prestasi juara akan menjadi catatan terbaik beliau berdua di bidang olahraga, semoga harapan juara ini bisa kita wujudkan,” pungkas Dedi. (Cky)

