Kronologi Kecelakaan Kereta Penumpang di Lokasi Proyek Kereta Cepat Thailand – China

0
152

Kabarindo24jam.com |》Bangkok, 19 Januari 2026 — Sebuah kecelakaan serius terjadi pada high-speed railway project yang dikaitkan dengan kerja sama Tiongkok di Thailand, menyebabkan puluhan korban jiwa dan banyak luka-luka serta memicu penangguhan sementara kegiatan konstruksi oleh otoritas setempat.

Peristiwa itu berlangsung pada 14 Januari 2026, ketika sebuah crane konstruksi besar yang dipakai untuk pembangunan jalur rel kereta tinggi di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima, jatuh dan menghantam sebuah kereta penumpang yang sedang melintas.Kereta tersebut sedang dalam perjalanan dari Bangkok menuju Ubon Ratchathani pada pagi hari saat kejadian.

Otoritas setempat menyatakan setidaknya 32 orang tewas akibat insiden tersebut.
Luka-luka: Sekitar 66 orang luka, termasuk beberapa dalam kondisi serius, menurut pernyataan pejabat regional.

Beberapa orang sempat dilaporkan hilang di antara penumpang yang diperkirakan sebanyak 171 orang pada kereta tersebut sebelum kejadian.

Setelah hantaman crane, kereta anjlok dari rel dan sebagian gerbong mengalami kerusakan parah, sementara beberapa unit gerbong sempat mengeluarkan asap sehingga unit penyelamat kesulitan menjangkau sejumlah area terdampak.

Konteks Jalur Kereta Cepat
Proyek yang sedang dibangun merupakan bagian dari jaringan Bangkok-Nong Khai High-Speed Railway-Konektivitas ASEAN, yang dirancang pada awalnya untuk memperluas konektivitas kereta cepat dari Thailand ke Laos hingga ke Tiongkok bagian selatan.

Infrastruktur ini dikerjakan oleh joint venture antara perusahaan Thailand dan China Railway Engineering Corporation No. 10, dengan pemasangan struktur untuk rel akibat persyaratan desain.

Crane yang jatuh adalah bagian dari alat berat yang dipakai untuk mengangkat dan memasang balok beton pada struktur rel yang akan dibangun di atas jalur rel lama yang masih aktif. Investigasi awal menyatakan kecelakaan terjadi ketika alat tersebut jatuh dan langsung menimpa jalur yang sedang dilintasi kereta.

Respons Pemerintah dan Penyelidikan
Pemerintah Thailand telah memerintahkan penghentian sementara kegiatan konstruksi selama 15 hari terhadap kontraktor utama Italian-Thai Development Public Company Limited dan sejumlah proyek lainnya untuk memfasilitasi pemeriksaan keamanan. Langkah ini diumumkan oleh Kementerian Transportasi Thailand menyusul dua insiden fatal, termasuk kecelakaan ini dan sebuah runtuhan crane pada proyek lain yang menewaskan dua orang di luar Bangkok.

Proyek yang lebih luas ini termasuk bagian dari investasi Belt and Road Initiative yang didukung oleh Tiongkok, meskipun pejabat Thailand menegaskan tanggung jawab utama konstruksi dan keselamatan berada di bawah pengawasan kontraktor lokal dan tim ahli yang ditunjuk pemerintah. Pemerintah Tiongkok melalui pernyataan diplomatik menyatakan turut berduka cita atas korban dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, serta meminta pihak kontraktor untuk bekerja sama penuh dengan penyelidikan.

Penyelidikan resmi terhadap sebab runtuhnya crane dan kondisi keamanan di lokasi masih berlangsung, dengan pihak berwenang setempat dan tim ahli independen dilibatkan untuk menentukan faktor penyebab dan rekomendasi pencegahan kejadian serupa di masa depan.

(Ls/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini