Kabarindo24jam.com | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan betapa pentingnya pendidikan, kesiapan mental, serta profesionalisme bagi para penerbang muda Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Sebab masa pendidikan merupakan fase penting untuk membangun fondasi karakter dan kemampuan teknis seorang prajurit AU.
Menurutnya, disiplin, ketahanan mental, dan dedikasi harus ditanamkan sejak dini agar para penerbang mampu menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan. Ia pun mengingatkan menjadi penerbang militer bukan sekadar menguasai keterampilan terbang, tetapi juga menuntut tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
“Gunakan masa pendidikan ini sebaik mungkin untuk membentuk diri menjadi prajurit udara yang tangguh, disiplin, dan profesional,” ujar mantan Panglima Kostrad ini saat memberikan pengarahan kepada para siswa penerbang dalam kunjungan kerja ke Wing Pendidikan/100 Terbang di Yogyakarta, Rabu (4/3/2026).
Menko Polkam juga menyebut perkembangan situasi keamanan global menuntut kesiapan TNI AU untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Para penerbang muda diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi militer serta dinamika operasi udara yang semakin kompleks.
Selain memberikan pengarahan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk memastikan proses pendidikan penerbang berjalan optimal dalam mendukung kekuatan pertahanan udara nasional.
“Para penerbang muda TNI AU adalah bagian penting dari garda depan penjaga kedaulatan negara. Karena itu, profesionalisme dan kesiapan mental harus terus diasah sejak masa pendidikan,” ungkap Menko Polkam Djamari dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (6/3/2026).
Dari Yogyakarta, Menko Polkam Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke PT Kilang Pertamina Balikpapan di Kota Balikpapan. Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran operasional kilang sekaligus memantau progres Proyek Strategis Nasional Refinery Development Master Plan Balikpapan (PSN RDMP) sebagai bagian vital dari ketahanan energi nasional.
Djamari menegaskan stabilitas energi menjadi perhatian serius pemerintah, terutama di tengah meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia dan distribusi energi global. “Kedatangan saya ke sini untuk meninjau seberapa jauh operasional PSN RDMP Balikpapan sebagai bagian dari urat nadi ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran distribusi energi, khususnya menjelang Idul Fitri 1447 H ketika konsumsi bahan bakar minyak (BBM) meningkat signifikan. Menko Polkam juga meminta unsur TNI–Polri memperkuat pengamanan objek vital nasional, termasuk jalur laut dan jaringan pipa minyak. (Cok/*)







