Kabarindo24jam.com | Jakarta – Sistem maritime security awareness link interchange (MSALI) yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Laut ternyata juga bisa dipergunakan oleh matra lain, yaitu Angkatan Darat dan Udara. Bahkan, sistem MSALI ini juga dapat dimanfaatkan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI yang tugasnya menjaga keamanan laut nasional.
Diketahui, Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data TNI AL (Kadisinfolahtal) Laksamana Pertama (Laksma) Ferry Johansyah sebelumnya telah memperkenalkan sistem kendali tersebut dalam rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025) lalu.
“Sistem MSALI bisa dipergunakan bagi matra TNI lain melalui integrasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) TNI,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) Laksma TNI Tunggul dalam pernyataan persnya yang dikutip pada Minggu (23/11).
Kadispenal juga memastikan sistem tersebut bisa digunakan pemangku kepentingan di bidang maritim seperti Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Harapannya, tercipta interoperabilitas pada sistem guna memonitoring aktivitas kapal yang mengaktifkan automatic identification system (AIS) di wilayah perairan.
Sebab, lanjut Laksma Tunggul, pergerakkan kapal dan aktivitas di perairan bisa dimonitor lewat pengaktifan AIS. “Saat ini, sistem tersebut (MSALI) berada di Markas Besar Angkatan Laut,” ucap Kepala Dispenal.
Tunggul menambahkan bahwa MSALI merupakan salah satu platform kendali informasi maritim yang berfungsi memantau laut dari berbagai pusat kendali, sehingga dapat menciptakan gambaran situasi maritim yang lebih komprehensif, cepat, dan akurat.
Dengan adanya sistem MSALI tersebut, TNI Angkatan Laut berharap dapat memperkuat integrasi sistem informasi maritim nasional guna mendukung peningkatan kesadaran situasi maritim atau maritime domain awareness. (Cky/*)

