Kabarindo24,jam.com | Cileungsi -Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Cileungsi tahun 2027 telah dilaksanakan pada Senin (26/01/2026). Bertempat di aula kantor kecamatan Cileungsi, Kegiatan yang mengusung tema “Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan dan Pengangguran” ini menjadi ajang untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah pembangunan daerah.
Acara yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor (dengan tagline “Bogor Istimewa & Gemilang – Kuta Udaya Wangsa”) ini, juga menampilkan unsur budaya lokal melalui kerajinan anyaman tradisional yang dipajang di sekitar lokasi acara, menunjukkan penghargaan terhadap potensi ekonomi kreatif masyarakat.
Dalam acara tersebut, berbagai prioritas pembangunan disampaikan, antara lain penguatan infrastruktur untuk mendukung aktivitas ekonomi, penanganan permasalahan banjir yang mengancam 12 desa, penyelesaian masalah sampah dengan volume harian lebih dari 50 ton, serta perbaikan jalan rusak yang telah diusulkan sejak tahun 2024 namun belum terealisasi.
Pihak kecamatan juga menyampaikan beberapa hasil kerja sama yang berhasil, seperti pembangunan taman KNPI melalui dana CSR dari PT Anggabaya dan pelebaran saluran Kali Cibareko dengan dukungan dari pemilik lahan yang memberikan tanah secara cuma-cuma. Selain itu, pembangunan Gerai Koperasi Desa Membangun (KDMP) telah mencapai 10 dari 12 desa target, meskipun dua desa masih menghadapi kendala lahan.
Dalam sambutannya, Camat Cileungsi Drs H. Adi Henryana menyatakan, “Musrenbang tahun ini bukan hanya tentang merencanakan proyek fisik semata, melainkan tentang membangun fondasi yang kuat untuk kesejahteraan bersama. Pusat pertumbuhan ekonomi yang kami kembangkan akan dirancang agar merata dan memberikan akses yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi desa-desa yang belum merasakan dampak optimal pembangunan. Kami juga akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak – pemerintah provinsi dan kabupaten, dunia usaha, serta elemen masyarakat – untuk memastikan setiap usulan yang dihasilkan dari musyawarah ini dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga Cileungsi.”
“Dengan fokus pada pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru, kami berharap dapat mengurangi ketimpangan antarwilayah, menekan angka kemiskinan, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Cileungsi,” ujar salah satu narasumber dalam acara tersebut.
Semua usulan yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan menjadi dasar penyusunan RKPD tahun 2027, dengan harapan dapat terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (in)





