Kabarindo24jam.com | Cibinong – Berita viral dugaan pungutan liar (pungli) parkir di area Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor meradang. Meskipun mengaku belum menemukan langsung pungutan liar kendaraan parkir di Masjid tersebut, pihak Dishub akan menindaklanjuti dan menindak tegas.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (Kabid Lalinja) Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih menyatakan pihaknya hingga kini belum menemukan langsung adanya aktivitas pemungutan parkir di dalam area Masjid Nurul Wathon.
“Dari hasil pengecekan juga monitoring tim kami, tidak ada pungutan parkir di dalam areal Masjid Nurul Wathon. Tapi kalaupun ada seperti yang beredar di sosial media, itu mungkin di luar area Masjid. Tapi akan kami tindaklanjuti informasi itu,” kata Dadang dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (4/3/2026).
Ia juga mengaku pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada pengurus masjid, dan ditegaskan tidak ada kebijakan penarikan biaya parkir kepada jamaah yang hendak beribadah ke masjid. “Tapi bila di lapangan ditemukan oknum yang melakukan pungutan, kami pasti proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Dadang.
Terkait dugaan adanya stiker atau tanda tertentu yang digunakan oknum untuk menarik uang parkir seperti yang viral di sosial media baru-baru ini, Dadang menyebut timnya masih melakukan pendalaman dan hingga kini identitas pelaku belum diketahui. “Kalau sudah jelas dan ada buktinya, pasti akan ditindak sesuai ketentuan,” katanya.
Dalam kaitan itu, Dadang juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang parkir di area masjid maupun di luar masjid. sebab, di areal Masjid Nurul Wathon memang gratis. “Untuk masyarakat, jangan berikan uang parkir, karena untuk parkir masjid tidak ada pungutan, warga tidak perlu bayar, kalau memang ada yang memungut, videokan dan viralkan saja,” imbuhnya.
Dan sebagai langkah antisipasi, tambah Dadang, Dishub akan kembali memasang plang bertuliskan parkir gratis di lokasi tersebut karena sebelumnya papan informasi itu sempat dicabut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami akan pasang lagi plang parkir gratis karena sebelumnya diduga ada yang mencabut,” pungkasnya. (Cok/*)







