PCNU Kabupaten Bogor ‘Gugah’ Masyarakat Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah

Kabarindo24jam.com | Cibinong -Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor turut mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama bulan Ramadan melalui jaringan organisasi keagamaan terbesar di tanah air tersebut. Upaya tersebut juga sejalan dengan target penghimpunan dana zakat yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Abdul Somad mengungkap bahwa pihaknya terus melakukan penggalangan zakat, infak, dan sedekah selama Ramadan melalui Majelis Wakil Cabang (MWC) dan jaringan pengurus di tingkat kecamatan.

Bacaan Lainnya

Menurut Somad yang juga anggota Direksi Perumda Tirta Kahuripan, zakat memiliki makna penting dalam kehidupan umat Muslim sehingga masyarakat diimbau menunaikan kewajiban zakat fitrah serta meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah.

“Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang harus ditunaikan, terutama menjelang akhir Ramadan sebagai penyempurna ibadah puasa. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menunaikan ZIS melalui jaringan MWC dan PCNU di seluruh wilayah Kabupaten Bogor agar penyalurannya tepat sasaran,” kata Somad dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Sementara itu, Baznas Kabupaten Bogor menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah selama bulan Ramadan mencapai Rp2,5 miliar. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat berbagai program bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

Pengumpulan dana dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Selain itu, Baznas juga mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di berbagai kecamatan.

Wakil Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH Asep Saefudin mengatakan target tersebut merupakan akumulasi dari berbagai sumber penghimpunan zakat. “Jumlah tersebut merupakan angka korporatif dari zakat fitrah, infak, dan sedekah dari seluruh ASN pemerintah daerah, serta penggalangan melalui unit pelayanan zakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Ia menambahkan pengumpulan dana juga dilakukan melalui jaringan UPZ yang tersebar luas di daerah tersebut. Menurutnya, terdapat sekitar 5.000 gerai UPZ yang menjadi titik layanan penghimpunan zakat di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Tegar Beriman.

Asep menjelaskan bahwa dana zakat yang terkumpul akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran bantuan tersebut mencakup berbagai kelompok penerima sesuai ketentuan syariat dan regulasi pengelolaan zakat.

“Distribusi zakat fitrah, infak, dan sedekah selama Ramadan ini akan disalurkan ke seluruh wilayah di 40 kecamatan. Pembagian tersebut berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah,” pungkas Asep. (Cok/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *