Kabarindo24jam.com | Bogor kota -Rencana percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Bogor dalam memperkuat layanan dasar masyarakat. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan, proyek yang telah masuk dalam green book Bappenas itu membutuhkan komitmen kuat, termasuk dari Perumda Tirta Pakuan sebagai pelaksana teknis.
Dedie menyebut, Perumda Tirta Pakuan memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan air bersih dan sanitasi berjalan profesional serta berkelanjutan. “IPAL skala kota ini sudah masuk dalam green book Bappenas dan Kota Bogor mendapatkan alokasi tersebut. Tentu untuk mewujudkannya, kita butuh komitmen dalam mengawal secara teknis sampai dengan proses lelang dan implementasinya,” ujarnya.
Untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah tersebut, Dedie resmi melantik dua direksi baru di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jumat (27/6/2026). Mereka adalah Dani Rakhmawan sebagai Direktur Operasional dan Muzzakir sebagai Direktur Bisnis dan Pelayanan.
Pelantikan ini, kata Dedie, merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi panitia seleksi serta rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menegaskan pentingnya percepatan dalam pengisian jabatan guna mendukung peningkatan layanan. “Setelah menindaklanjuti hasil pansel, kewajiban dari Pemerintah Kota Bogor adalah menyampaikan permohonan rekomendasi kepada Kemendagri, dan semalam saya sudah mendapatkan tembusan rekomendasi. Oleh karena itu, sesegera mungkin kita lakukan pelantikan, karena kita ingin akselerasi Perumda Tirta Pakuan ini terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Dedie mengungkapkan masih terdapat satu posisi direksi yang belum terisi. Ia menyatakan akan berkonsultasi kembali dengan Kemendagri untuk menentukan langkah lanjutan, apakah melanjutkan proses seleksi sebelumnya atau membuka proses baru melalui panitia seleksi. (Man*/)







