Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, melakukan pertemuan di Gedung Danantara, Jakarta, untuk membahas proses akhir lelang pengembang proyek tersebut.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membicarakan berbagai aspek teknis guna memastikan proyek strategis tersebut dapat berjalan tanpa hambatan di lapangan. Salah satu fokus pembahasan adalah kesiapan lokasi pembangunan, termasuk tahapan land clearing hingga pekerjaan cut and fill sebagai bagian dari persiapan awal pembangunan instalasi PSEL.
“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL. Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujar Dedie Rachim, Kamis (5/3/2026).
Dedie menegaskan bahwa proyek PSEL menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lahan serta dukungan teknis sejak tahap awal agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi daerah.
Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menilai pertemuan tersebut berlangsung produktif karena membahas detail teknis yang diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan proyek. Menurutnya, Danantara berkomitmen mendukung percepatan pembangunan PSEL Bogor Raya sebagai investasi strategis di sektor energi bersih sekaligus upaya mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) melalui pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. (Man*/)







