Pemkot Bogor Mulai Mencari Calon Ketua Dewan Pengawas Independen Bank Daerah

0
21
Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Bogor kota -Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka seleksi jabatan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Independen Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor periode 2026-2030. Kegiatan seleksi Dewas Independen BPR Bank Kota Bogor yang tertuang dalam edaran Nomor:001/PANSELDEWASBKB/I/2026 ini, terbuka untuk umum.

Ketua panitia seleksi (Pansel), H Hanafi mengatakan, proses seleksi dimulai pada Selasa 27 Januari hingga 3 Februari 2026 mendatang. Peserta pendaftaran terbuka bagi siapapun yang berminat mengisi jabatan tersebut. “Tahapannya dimulai tanggal 27 Januari sampai tanggal 3 Februari 2026,” kata Hanafi dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (28/1/2026).

Adapun untuk para pendaftar, Hanafi menyebut bisa mengaskes informasi ini melalui laman resmi Pemkot Bogor yakni https://pansel.kotabogor.go.id. Pendaftar, lanjut dia, akan diarahkan untuk membuat akun pada laman tersebut. “Setiap pendaftar yang telah diterima akan mendapat balasan melalui laman tersebut yang ditulis oleh panitia seleksi,” ujarnya.

Adapun rangkaian tahapan seleksi Ketua Dewan Pengawas Independen BPR Bank Kota Bogor dimulai dari Pendaftaran, kemudian Seleksi administrasi meliputi verifikasi kelengkapan dokumen, keaslian dokumen, sampai penetapan hasil seleksi pada 4-9 Februari 2026.

Lalu Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi di tanggal 10 Februari 2026, Uji Kelayakan dan Kepatutan, Psikotest pada 12 Februari 2026, Ujian Tertulis Keahlian dan Penulisan Makalah pada 13 Februari 2026 lalu Presentasi Makalah dan Wawancara di 19 Februari 2026.

Selanjutnya, pengumuman Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada 23 Februari 2026, Penyampaian Nama Calon Seleksi ke Kepala Daerah pada 23 Februari 2026, Wawancara Akhir di tanggal 24 Februari 2026 (tentatif) dan Fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berakhir dengan penetapan Calon Terpilih.

Sebagai informasi, pendirian Bank Kota Bogor (BPR) berakar pada upaya Pemerintah Kota Bogor untuk mendorong perekonomian lokal, beroperasi sebagai Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang kepemilikan utamanya oleh Pemerintah Daerah atau Pemda.

Bank ini terus berkembang untuk memberikan layanan perbankan serta berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor, meski namanya sering terintegrasi dengan kebijakan perbankan daerah yang lebih besar seperti menjadi bagian dari ekosistem bank bjb di beberapa konteks layanan.

Wali Kota Dedie A Rachim belum lama ini mengemukakan harapannya agar Bank Kota Bogor semakin dapat meningkatkan peran serta membantu Pemkot Bogor menggerakkan pelaku ekonomi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat, sebagai penyeimbang kekuatan pasar, juga dapat memberikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan deviden dari bagian laba bersih.

Sementara Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil berharap perusahaan plat merah tersebut dapat menghadirkan program-program pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk permodalan UMKM dan lainnya. “Selain memberikan deviden kepada APBD, harus dipahami juga BUMD harus menganut prinsip pelayanan kepada masyarakat untuk permodalan UMKM dan lainnya,” imbuh Adit. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini