Kabarindo24jam.com | Jakarta -Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari total anggaran lebih dari Rp2 triliun yang disiapkan, realisasi bantuan yang telah disalurkan kini telah melampaui Rp700 miliar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan, pemerintah saat ini juga tengah memproses penyaluran tahap lanjutan sebesar Rp218 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak bencana.
Sebanyak Rp700 miliar bantuan telah disalurkan, sementara Rp218 miliar lainnya sedang dalam tahap pencairan untuk sekitar 67.000 kepala keluarga penerima manfaat. Selain itu, bantuan tersebut juga mencakup jaminan hidup (jadup) bagi sekitar 270.000 jiwa untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan.
Rincian bantuan yang diberikan meliputi santunan Rp15 juta kepada ahli waris lebih dari 1.000 korban meninggal dunia dan Rp5 juta bagi korban luka berat. Kemensos juga menyalurkan bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga serta dukungan stimulan ekonomi Rp5 juta. Adapun bantuan jadup diberikan sebesar Rp450.000 per orang per bulan selama tiga bulan untuk kebutuhan konsumsi.
Dalam memastikan ketepatan sasaran, Saifullah menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi secara ketat oleh BNPB, pemerintah daerah, hingga Kementerian Dalam Negeri. Data tersebut ditandatangani Mendagri Tito Karnavian dan menjadi acuan distribusi yang melibatkan PT Pos Indonesia, serta diawasi aparat penegak hukum demi menjaga akuntabilitas. (Man*/)







