Pergerakan Sistem Rudal Rusia Picu Perhatian Kawasan Eropa

0
79

Kabarindo24jam.com | Moscow – Laporan terbaru menyoroti aktivitas militer di Belarus setelah penempatan sistem misil berkemampuan nuklir Rusia sebelumnya, sementara klaim pergerakan baru belum mendapat konfirmasi independen.

Perkembangan keamanan di kawasan Eropa Timur kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru mengaitkan aktivitas militer Rusia di Belarus dengan potensi peningkatan kehadiran sistem misil berkemampuan nuklir. Informasi yang beredar menyebut adanya peringatan politik terkait situasi tersebut, meski belum ada konfirmasi independen tentang pemindahan terbaru.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya telah mengumumkan kebijakan penempatan sistem persenjataan strategis di negara sekutu, Belarus, sebagai bagian dari kerja sama militer bilateral. Penempatan ini menjadikan wilayah tersebut berada dekat perbatasan negara anggota European Union dan NATO.

Sejumlah laporan terbaru mengutip peringatan tokoh oposisi Belarus di luar negeri mengenai dugaan pergerakan sistem misil tambahan.

Namun pernyataan tersebut bersifat penilaian politik dan belum disertai verifikasi independen mengenai deployment baru.

Data sebelumnya menunjukkan Rusia telah menempatkan sistem misil hipersonik berkemampuan nuklir di Belarus sejak 2025, termasuk melalui pernyataan resmi pemerintah Russia dan tampilan publik perangkat militer terkait. Penempatan itu dinilai meningkatkan kemampuan jangkauan strategis di kawasan Eropa.

Citra satelit yang dipublikasikan baru-baru ini juga memperlihatkan pembangunan fasilitas militer yang diduga berkaitan dengan infrastruktur sistem misil tersebut. Hal ini memicu perhatian pengamat keamanan internasional, terutama dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik regional.

Situasi berlangsung di tengah perubahan arsitektur pengendalian senjata global setelah berakhirnya pembatasan perjanjian nuklir antara Rusia dan United States, yang selama beberapa dekade mengatur jumlah persenjataan strategis kedua negara.

Hingga kini, belum terdapat konfirmasi independen mengenai pemindahan sistem misil nuklir baru dalam waktu dekat. Namun fakta penempatan sebelumnya serta perkembangan infrastruktur terbaru menunjukkan isu keamanan di kawasan Eropa Timur masih menjadi perhatian komunitas internasional.

(Ls/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini