Perkuat TNI Angkatan Udara, Tiga Jet Tempur Rafale ‘Mangkal’ di Lanud Roesmin Nurjadin

0
106

Kabarindo24jam.com | Jakarta -Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) menyatakan bahwa tiga unit pertama jet tempur Rafale pesanan Indonesia telah berada di tanah air. Ketiga pesawat tempur buatan Dassault Aviation Prancis itu kini berada di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Ketiga pesawat itu disebut tiba di Lanud Roesmin Nurjadin pada Jumat (23/1/2026) lalu. “Pesawat tersebut merupakan MRCA (Multi-Role Combat Aircraft) dan akan dioperasikan oleh Skadron Udara 12 (Lanud Roesmin) TNI AU,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, secara administratif dan teknis, proses serah terima ketiga jet tempur itu telah diselesaikan. Adapun tiga unit tersebut merupakan batch-1 dari total 42 unit Rafale yang dipesan. Kontrak batch-1 sebanyak enam unit, batch-2 18 unit, dan batch-3 18 unit.

“Pengiriman berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kontrak dan kesiapan teknis,” ujar Rico seraya menyebutkan acara seremoni penerimaan resmi Rafale akan dilaksanakan kemudian menyesuaikan agenda pimpinan nasional, dalam hal ini Presiden RI Prabowo Subianto.

Sebagai informasi, Jet tempur generasi 4,5 Rafale buatan Dassault Aviation, yang menjadi tulang punggung Angkatan Udara Prancis, kini dipilih Indonesia sebagai bagian dari strategi diversifikasi alutsista.

Dilansir dari situs National Interest, Rafale diperkenalkan pada 2001 untuk Angkatan Laut Prancis dan mulai masuk misi Angkatan Udara Prancis pada 2006. Hingga 2024, lebih dari 240 unit telah dikirim, dan produksi masih berlangsung untuk pelanggan ekspor.

Pesawat ini memiliki panjang sekitar 15,3 meter dan rentang sayap 10,9 meter. Berat kosongnya mencapai 10.000 kilogram, sedangkan berat lepas landas maksimum sekitar 24.500 kg. Rafale digerakkan oleh dua mesin turbofan Safran M88-2, masing-masing mampu menghasilkan dorongan 17.000 lbf dengan afterburner.

Adapun kecepatan maksimum pesawat ini mencapai Mach 1,8 atau sekitar 1.915 km/jam pada ketinggian. Jangkauannya mencakup radius tempur sekitar 1.850 kilometer, dan jangkauan jelajah bisa mencapai 3.700 km dengan tangki bahan bakar tambahan. Tinggi layanan maksimum pesawat ini mencapai 15.240 meter.

Pesawat ini memiliki 14 titik pemasangan senjata (13 pada varian Rafale M) dengan kapasitas muatan total 9.500 kg. Kemudian Awak pesawat terdiri dari satu orang untuk Rafale C dan M, sedangkan Rafale B varian dua tempat duduk memiliki dua awak.

Rafale memiliki desain sayap delta dan canard yang rapat, membuatnya sangat lincah, terutama pada ketinggian menengah hingga rendah. Rangka pesawat dirancang untuk manuver energi, memungkinkan pilot berpindah secara cepat antara posisi menyerang dan bertahan, didukung stabilitas sudut serang tinggi dan sistem fly-by-wire yang presisi.

Meski menggunakan dua mesin Snecma M88 yang tidak terlalu bertenaga, Rafale mengutamakan efisiensi aerodinamis, beban sayap rendah, dan manajemen bobot yang baik. Dirancang untuk multi-misi, Rafale mampu menjalankan keunggulan udara, serangan, dan pengintaian dalam satu penerbangan. (Cok/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini