Kabarindo24jam.com | Jonggol – Suasana Plaza Dakwah Bumi Sultan Jonggol menjadi sangat meriah pada Minggu malam (25/ 1/26 ) ketika ribuan jamaah dari berbagai penjuru berkumpul dalam acara Tabligh Akbar yang diadakan oleh Yayasan Muhammad Sultan Ramadhan. Acara yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional ini tidak hanya menghadirkan pesan keagamaan mendalam, tapi juga mengumumkan rencana besar pembangunan kawasan yang akan menjadi ikon peradaban Islam di kabupaten Bogor (khusus Jonggol)
sambutan antusiasme tinggi para jamaah saat menyambut kedatangan Profesor Datuk Sri Ulama Ustad Haji Abdul Somad Batubara. Beliau membawakan materi tentang Isra Miraj, yang dibagi menjadi tiga bagian: peristiwa sebelum, selama, dan setelah peristiwa tersebut.
Dalam pembukaannya, Ustad Abdul Somad menjelaskan peran penting Abu Thalib sebagai pelindung Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan gaya khasnya yang ringan dan penuh humor. “Darah biru memang hebat, tapi darah yang suci karena amalan jauh lebih mulia,” ujarnya sambil menyapa seluruh jamaah, termasuk mereka yang “belum kawin dan belum sunat” dengan candaan yang membuat suasana lebih hangat.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Mulyadi (Ketua Yayasan Muhammad Sultan Ramadhan dan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra) mengumumkan niatnya untuk membangun Sultan Islamic City Center sebelum hijrah ke Mekah pada usia 60 tahun mendatang.
“Kita ingin kawasan ini bukan hanya jadi tempat ibadah, tapi juga pusat ekonomi dan pendidikan berbasis nilai Islam. Seperti konsep yang ada di Juanda, kita akan mencontoh keberhasilannya namun dengan nuansa yang lebih khas Islam,” jelasnya. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menjadi bagian dari yayasan sejak tahun 2000 dan selalu mendukung perkembangannya.
Hadir sebagai tamu kehormatan antara lain Sultan Kesepuhan Cirebon Raden Raharjo Jatim, Haji Danang Wicaksana (Anggota DPR RI), Haji Tubagus Irwan Kurniawan (Ketua DMI Kabupaten Bogor), serta perwakilan dari BPD Syariah dan berbagai BUMN syariah. Staf Khusus Presiden juga turut menghadiri dan memberikan dukungan.
Untuk menjaga semangat keagamaan dan silaturahmi antar umat, Haji Mulyadi menyampaikan juga bahwa Tabligh Akbar akan digelar secara rutin setiap bulan. ” tidak hanya ingin acara satu kali saja, tapi menjadikan ini sebagai wadah untuk menjaga akidah dan memperkuat tali persaudaraan umat,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk kebaikan umat, bangsa, dan negara Indonesia. (Ind)





