Kabarindo24jam.com | Cariu – Rumah Nenek Ijem (83) dari Desa Kutamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, roboh karena hujan deras dan angin kencang. Kejadiannya terjadi pada September 2025, sekitar empat bulan yang lalu.
Rumahnya sudah tidak layak huni sebelum roboh. Sejak itu, kesehatan Nenek Ijem semakin menurun dan kini lumpuh tidak bisa berjalan.
Ia tinggal di rumah salah satu anaknya yang ada di sebelah lokasi rumah yang roboh. Nenek Ijem punya tiga anak, yaitu Sandi, Sarim, dan Een.
Sandi mengatakan rumah ibunya belum diperbaiki. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk rumah dan kesehatan ibunya.
Kepala Desa Kutamekar, Uteng, bilang desa sudah membantu sejak awal kejadian. Nenek Ijem juga menerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.

Nenek Ijem pernah dapat bantuan RTLH tahun 2017, tapi rumahnya kembali roboh karena usia dan cuaca ekstrem. Tahun 2025, desa menawarkan bantuan RTLH lagi tapi ditolak cucunya Dede Suryadi tanpa alasan jelas.
Desa berencana mengajukan bantuan RTLH lagi untuknya tahun 2026 dan berharap keluarga bisa menerima. (In)





