Sambut Bulan Ramadhan, PDAM Tirta Kahuripan Siapkan Antisipasi Gangguan Aliran Air Bersih

0
16

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum atau PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah menyiapkan strategi dan langkah antisipasi potensi gangguan aliran air bersih ke pelanggan menjelang dan selama Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyiagakan petugas teknis selama 24 jam di saat status siaga cuaca ekstrem.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi internal guna memastikan kesiapan teknis dan pelayanan tetap berjalan optimal selama bulan puasa. Menurut dia, meskipun terdapat penyesuaian jam operasional loket pembayaran, komitmen pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas.

“Pelayanan loket pembayaran buka pukul 08.00 sampai 12.00 WIB, sedangkan pelayanan pengaduan dari pukul 08.00 sampai 13.30 WIB. Di luar jam tersebut pelanggan dapat menggunakan aplikasi MyKahuripan yang lebih mudah dan cepat,” kata Abdul Somad dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (18/2/2026).

Ia menegaskan tim teknis dan Tim Reaksi Cepat tetap siaga 24 jam untuk menangani kemungkinan gangguan distribusi air bersih, terutama yang disebabkan faktor cuaca ekstrem. Somad menjelaskan bahwa proses produksi air bersih sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas air sungai.

Jika tingkat kekeruhan dan debit melampaui ambang batas desain instalasi, maka proses pengolahan membutuhkan dosis bahan kimia lebih tinggi dan waktu pengendapan lebih lama. Dalam kondisi ekstrem, lanjut Somad, pihaknya harus menurunkan kapasitas produksi demi menjaga mutu air tetap sesuai standar kesehatan.

“Oleh sebab itu kami mohon pengertian pelanggan apabila terjadi gangguan pengaliran akibat faktor alam seperti longsor atau kualitas air baku yang tidak dapat diolah. Kami juga mengajak pelanggan menampung air sebagai cadangan sementara,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Bogor saat ini masih berstatus siaga cuaca ekstrem hingga Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan seperti longsor yang merusak jaringan pipa, banjir bandang yang merendam instalasi pengolahan air, serta meningkatnya kekeruhan air sungai sebagai sumber air baku.

Sebelumnya, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tedi Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk selalu menyediakan air dengan kualitas sesuai dengan standar mutu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023.

Menurut dia, Tirta Kahuripan terus memperbaiki sistem pelayanan di bidang teknologi informasi sehingga dapat diakses dengan mudah oleh pelanggan untuk sarana pengaduan secara daring (online).

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) pada tahun ini, indeks kepuasan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di angka 82,65 persen dengan kategori “baik”, serta indeks loyalitas pelanggan mencapai 83,75 persen dengan kategori “loyal”.

Tedi mengemukakan bahwa survei tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan strategis bagi manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya. “Sebagai bahan evaluasi untuk menuju perusahaan air minum yang termaju dan terbaik di Indonesia,” ujar Tedi. (Cok/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini