Sekda Kota Bogor Ingatkan Kedisiplinan Sebagai Fondasi Utama Kinerja dan Pelayanan Publik

0
17

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedie A Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin mulai mengencangkan ritme kerja aparatur sipil negara (ASN) di awal tahun 2026. Untuk itu, kedisiplinan pegawai Pemkot Bogor menjadi fondasi utama dalam menjalankan agenda pemerintahan dan pelayanan publik.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Denny Mulyadi saat memimpin apel pagi perdana tahun 2026 yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (5/1/2026). Menurut Denny, awal tahun menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kegiatan yang telah berjalan sebelumnya.

Sekda Denny Kemudian meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kualitas kinerja agar pelaksanaan program, baik yang bersumber dari APBD maupun sumber pembiayaan lainnya, dapat berjalan lebih optimal. Ia juga menekankan perlunya percepatan pelaksanaan program-program prioritas yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, keterlambatan dalam aspek administrasi maupun teknis harus segera dibenahi agar tidak menghambat capaian pembangunan. “Program prioritas perlu diakselerasi dan mendapat atensi sejak awal. Tata kelola administrasi yang belum sempurna harus segera disempurnakan. Semua pihak harus bersinergi dan bekerja secara kolektif,” tegasnya.

Selain itu, Denny menyoroti pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten. Ia mengingatkan agar SOP yang sudah tersedia tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar dipahami dan dilaksanakan di lapangan. “SOP jangan hanya ada di atas kertas. Jika masih ada yang belum relevan, segera lakukan penyesuaian regulasi agar pelaksanaan tugas berjalan efektif,” katanya.

Kemudian Denny Mulyadi mengajak seluruh ASN untuk menjaga nilai-nilai kerja dan dedikasi yang telah dibangun oleh para pendahulu pemerintahan Kota Bogor. Ia menekankan bahwa tanggung jawab generasi saat ini adalah merawat dan menyempurnakan capaian yang telah ada.

Selanjutnya, Sekda Denny menilai kehadiran ASN dalam apel rutin bukan sekadar formalitas, melainkan indikator awal komitmen dan tanggung jawab terhadap tugas. Denny mengapresiasi ASN yang hadir tepat waktu pada hari pertama kerja di awal tahun.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa setiap pegawai terikat pada aturan dan mekanisme kerja yang harus dipatuhi secara konsisten. “Terima kasih kepada pegawai yang sudah hadir dan memulai aktivitas di awal tahun. Kita bekerja tentu ada regulasi dan ketentuannya. Ke depan, kinerja yang masih kurang harus terus diperbaiki,” imbuh Sekda. (Man/*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini