Seleksi Calon Direksi Tirta Pakuan, 15 Orang Terjaring, Satunya Eks Direktur Umum

0
5

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Panitia Seleksi Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor telah mengumumkan hasil seleksi administrasi calon direksi untuk periode 2026–2031. Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 014/PANSELDIRTPKB/I/2026 tertanggal 26 Januari 2026.

Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Drs. Hanafi, M.Si, tersebut, panitia sudah menetapkan 15 nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk tiga jabatan, yakni Direktur Administrasi dan Keuangan, Direktur Pelayanan dan Bisnis, serta Direktur Operasional.

Adapun nama-nama calon direksi yang lulus seleksi administrasi, antara lain untuk posisi Calon Direktur Administrasi dan Keuangan ada nama Mohammad Indra Gunawan, Rivelino Rizky Muchtar, Sonny Hendarwan, Teguh Setiadi dan Ugun Wiguna. Khusus Rivelino Rizky, ia merupakan Direktur Umum Tirta Pakuan periode 2020-2025.

Kemudian Calon Direktur Pelayanan dan Bisnis adalah Jamaluddin, Muzakkir dan Sonny Salimi. Sementara Calon Direktur Operasional tercatat nama Asep Supriatna, Budi Santosa, Budi Setiyawan, Dani Rakhmawan, Hilmi Gazali, Nanang Widyatmoko dan Suci Sri Utami Sutjipto.

Panitia seleksi menjelaskan bahwa daftar nama tersebut disusun berdasarkan urutan abjad dan tidak menunjukkan peringkat penilaian. Selanjutnya, para peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan sesuai dengan ketentuan, tata tertib, dan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.

Terkait seleksi Calon Direksi Tirta Pakuan ini, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifki Alaydrus, menegaskan bahwa proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan harus dilaksanakan secara profesional, disiplin, dan sesuai aturan yang berlaku. “Kami ingin seluruh tahapan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan berjalan sesuai aturan,” kata Rifki baru-baru ini.

Senada, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengingatkan agar panitia seleksi tidak melakukan kesalahan teknis maupun administratif yang dapat berujung pada gugatan hukum dan menghambat proses seleksi. “Kami belajar dari pengalaman seleksi Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya. Jangan sampai kesalahan administratif menghambat proses yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argubie, menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh dari panitia seleksi dalam setiap tahapan proses. “Pansel harus selalu siap. Proses seleksi ini menentukan kualitas manajemen Perumda Tirta Pakuan ke depan,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menambahkan bahwa keberhasilan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan sangat menentukan kinerja perusahaan daerah, baik dari sisi pelayanan publik maupun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Direksi yang terpilih harus mampu meningkatkan kontribusi Perumda Tirta Pakuan terhadap PAD,” imbuh Heri. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini