Kabarindo24jam.com | Kuwait City – Bandara Internasional Kuwait kembali menjadi target serangan drone dalam eskalasi konflik kawasan Timur Tengah, Sabtu (28/3).
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem radar bandara dan mengganggu operasional penerbangan.
Berdasarkan keterangan otoritas penerbangan sipil Kuwait yang dikutip media internasional, beberapa drone menghantam area vital bandara pada pagi hari waktu setempat (sekitar pukul 08.00 waktu Kuwait / 11.00 WIB).
Pihak berwenang memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Seluruh penumpang dan staf bandara dalam kondisi aman
Sistem darurat langsung diaktifkan pasca serangan
Serangan drone mengakibatkan:
Kerusakan signifikan pada sistem radar bandara
Gangguan operasional penerbangan, termasuk penundaan dan penyesuaian jadwal.
Juru bicara otoritas penerbangan menyebut tim darurat dan teknisi langsung dikerahkan untuk menangani dampak serangan dan memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian serangan drone dan rudal yang meluas di kawasan Teluk dalam beberapa pekan terakhir, di tengah konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya dengan Amerika Serikat serta Israel.
Beberapa negara di kawasan, termasuk Kuwait, Bahrain, dan Arab Saudi, dilaporkan mengalami serangan serupa terhadap infrastruktur vital.
Hingga saat ini operasional bandara masih berjalan dengan penyesuaian Jadwal penerbangan. Serangan drone pada 28 Maret 2026 di Bandara Internasional Kuwait, terjadi sekitar pagi hari (±08.00 ) waktu setempat.
Dampak utama kerusakan radar dan gangguan operasional, Insiden ini menegaskan meningkatnya ancaman terhadap infrastruktur sipil di kawasan Teluk di tengah konflik yang masih berlangsung.
(Ls/*)







