Setahun Kepemimpinan Bupati Bogor, Masyarakat Hanya Puas pada Bidang Infrastruktur dan Kebudayaan

0
9

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS-Vinus) merilis hasil surveinya terkait dengan satu tahun masa kepemimpinan duet Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade Ruhandi. Hasilnya, sekitar 83,29 persen rata-rata masyarakat Kabupaten Bogor puas kinerja duet Rudy dan Jaro dalam setahun terakhir ini.

Dari hasil survei LS Vinus yang dilaksanakan pada 5-15 Februari 2026, ada 16 bidang yang disurvei yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan, insfrastruktur, transportasi, ketenagakerjaan, pertanian, sosial, pelayanan publik, keamanan, penegakan hukum, pemberantasan korupsi, tata kelola pemerintahan, tata kelola lingkungan hidup, kebudayaan, dan komunikasi publik.

Dari 16 bidang tersebut, tingkat kepuasan tertinggi di bidang insfrastruktur dan kebudayaan dimana presentasenya 92,19 persen dan 91,50 persen. Sementara, bidang yang tingkat kepuasannya agak kurang yakni pertanian 72,88 persen, ekonomi 72,94 persen, ketenagakerjaan 73,56 persen, transportasi 74,25 persen, pemberantasan korupsi 79,38 persen, dan penegakan hukum 79,75 persen.

“Sedangkan, bidang yang kepuasaannya biasa-biasa saja yaitu keamanan 84,44 persen, kesehatan 85,94 persen, pendidikan 86,44 persen, tata kelola pemerintahan 86,25 persen, pelayanan publik 86,94 persen, komunikasi publik 88,94 persen, dan tata kelola lingkungan hidup 89,13 persen,” ungkap founder LS Vinus Yusfitriadi dalam siaran persnya yang dikutip, Jumat (20/2/2026).

Namun begitu, meski rata-rata masyarakat puas tetapi bidang yang hanya sangat puas hanya dua bidang yaitu insfrastruktur dan kebudayaan. “Dari 16 bidang, yang sangat puas hanya 2 bidang, 8 bidang puas, dan 6 bidang lainnya kurang puas. Hal ini yang harus dibenahi di sisa masa kepemimpinan Rudy Susmanto-Jaro Ade,” kata Yusfitriadi.

Dia menilai, masih kurang puasnya masyarakat Kabupaten Bogor terhadap bidang pertanian, ekonomi, ketenagakerjaan, transportasi, pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. “Saya melihat belum ada program-program di bidang pertanian, ekonomi tersedianya lapangan kerja, transportasi yang sudah berjalan maksimal,” tutur Yusfitriadi.

Sementara tingkat kepuasan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap kepemimpinan Rudy Susmanto-Jaro Ade di bidang pendidikan yaitu 86,44 persen. Yusfitriadi beranggapan kepuasan yang biasa saja dari masyarakat terhadap bidang pendidikan karena ada beberapa dugaan kasus yang menimpa Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

“Adanya temuan BPK Perwakilan Jawa Barat terkait dugaan penyalahgunaan dana BOS, penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP), pungutan liar les di sekolah oleh oknum guru hingga kasus perselingkuhan pejabatnya saya rasa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Disdik Kabupaten Bogor,” ujar Yusfitriadi.

Selain itu, kondisi bangunan atau gedung sekolah yang tidak layak juga mempengaruhi tingkat kepuasan publik atau masyarakat. “Banyak masyarakat yang kecewa, jika ada berita bangunan atau gedung sekolah yang rusak, tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah hingga ambruk,” tambah dia.

Dia pun berharap, Disdik membenahi diri atas permasalahan diatas, hingga tingkat kepercayaan masyarakat kepada kepemimpinan Bupati – Wabup Bogor, Rudy Susmanto – Jaro Ade di bidang pendidikan bisa meningkat hingga menjadi sangat puas. “Dinas Pendidikan harus membenahi diri dan menjalankan road map atau program – program Rudy Susmanto – Jaro Ade, terkait sekolah unggulan,” imbuh Yusfitriadi. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini