Sorot Profesionalisme dan Humanis Polri, PWI Selenggarakan Lomba Jurnalistik

0
9
Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berkolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) yang merupakan bagian dari rangkaian acara menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Adapun perayaan HPN itu direncanakan akan dipusatkan di Serang, Banten pada tanggal 9 Februari 2026.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada karya jurnalistik yang mampu menyoroti aspek-aspek unik dari pengabdian kepolisian. AJP diharapkan menjadi platform yang menampilkan narasi-narasi mendalam tentang tugas-tugas Polri yang mungkin sering luput dari perhatian publik.

“Melalui anugerah bertema ‘Profesionalisme dan Humanis Polri di Mata Masyarakat’ ini, PWI dan Polri berupaya memperkuat hubungan positif antara institusi penegak hukum dan media massa,” ungkap Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik PWI 2025, Eddy Iriawan, dalam siaran persnya yang dikutip pada Senin (24/11/2025).

Dia menjelaskan bahwa penghargaan ini dirancang untuk menjadi jendela. Jendela tersebut akan menampilkan sisi-sisi pengabdian Polri yang seringkali tidak terekspos secara luas. Ia menekankan pentingnya kisah-kisah yang menunjukkan dedikasi dan humanisme anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Eddy Iriawan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III Departemen Hukum dan HAM PWI Pusat, mengungkapkan harapannya bahwa AJP dapat mengungkap berbagai kisah kecil yang berkembang menjadi jejak kebaikan di masyarakat. Kisah-kisah ini meliputi langkah-langkah senyap anggota Polri yang menjelma menjadi kehadiran nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Eddy Iriawan menyoroti tindakan-tindakan humanis yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Menurutnya, tindakan-tindakan tersebut memiliki kekuatan berbicara yang lebih fasih daripada seribu pernyataan formal. Hal ini menunjukkan bahwa aspek kemanusiaan dalam tugas kepolisian memiliki dampak yang mendalam dan patut untuk diangkat.

Anugerah Jurnalistik PWI ini secara spesifik berfokus pada narasi yang menggambarkan profesionalisme dan sisi humanis Polri. Tujuannya adalah untuk menginspirasi jurnalis agar lebih peka dalam mencari dan menulis cerita-cerita yang menunjukkan dedikasi serta interaksi positif antara polisi dan masyarakat.

“Sehingga ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan persepsi publik terhadap institusi kepolisian. Nah, lomba jurnalistik ini dirancang sebagai ruang yang ideal bagi para pewarta untuk menangkap denyut kemanusiaan di balik tugas kepolisian,” tutur Eddy Iriawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ini adalah kesempatan bagi jurnalis untuk menunjukkan keahlian mereka dalam menggali cerita-cerita yang memiliki nilai berita dan dampak sosial. Partisipasi aktif dari media diharapkan dapat memperkaya khazanah pemberitaan tentang kepolisian.

Dengan tema besar APJ kali ini, PWI secara implisit mengajak jurnalis untuk mengeksplorasi bagaimana profesionalisme dan sisi kemanusiaan Polri tercermin dalam pandangan dan pengalaman masyarakat. Ini mendorong jurnalis untuk melihat lebih jauh dari sekadar berita kriminal atau insiden, dan fokus pada kontribusi positif Polri.

Melalui Anugerah Jurnalistik ini juga, diharapkan akan lahir karya-karya jurnalistik yang berkualitas dan inspiratif. Karya-karya tersebut tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih baik tentang peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (Cky/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini