Tahun Baru di Bogor: Alun-Alun Kota Bogor Jadi Magnet Tahun Baru, Kabupaten Bogor Meriah Dengan Festival

0
21

Kabarindo24jam.com | Bogor – Pemerintah Kota Bogor menerapkan kebijakan khusus dalam perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Untuk mencegah kerumunan dan menjaga ketertiban, seluruh taman kota ditutup mulai pukul 22.00 WIB. Kebijakan ini menjadikan Alun-Alun Kota Bogor sebagai satu-satunya ruang publik yang tetap dibuka hingga tengah malam.

Penutupan taman kota tersebut disertai larangan aktivitas berkumpul, nongkrong, serta pertunjukan musik di area taman. Meski demikian, pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan pergantian tahun di Alun-Alun Kota Bogor hingga pukul 00.00 WIB dengan pengawasan ketat dari petugas.

Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur sejak sore tidak menyurutkan antusiasme warga. Sejak Rabu pagi, 31 Desember 2025, hingga malam hari, kawasan alun-alun dipadati pengunjung dari berbagai kalangan yang datang bersama keluarga dan kerabat. Kepadatan juga terjadi di sekitar Stasiun Bogor akibat lonjakan penumpang kereta api, yang sempat memicu antrean di pintu keluar menuju kawasan alun-alun.

Di tengah cuaca basah, warga tetap bertahan dengan payung dan jas hujan demi menikmati suasana akhir tahun. Pedagang keliling dan musisi jalanan turut memeriahkan malam pergantian tahun. Sejumlah musisi bahkan menyiarkan aktivitas mereka secara langsung melalui media sosial. Petugas mengizinkan aktivitas berjualan, namun melarang pedagang mangkal agar tidak menghambat arus pengunjung yang padat.

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor melakukan pengawasan hingga malam hari. Petugas memastikan pedagang tidak menggunakan trotoar serta menata kantong parkir di sekitar alun-alun agar mobilitas warga tetap lancar dan perayaan berlangsung aman serta tertib. Kerumunan warga juga terlihat di sekitar kawasan Air Mancur hingga Tugu Kujang, yang tampak semarak saat pergantian tahun dengan pesta kembang api menghiasi langit Bogor.

Sementara itu, suasana berbeda terlihat di Kabupaten Bogor. Seluruh taman dibuka tanpa pembatasan jam, termasuk kawasan Pakansari yang dipadati warga dalam gelaran Satria Fest. Acara tersebut menghadirkan berbagai hiburan seni, pertunjukan wayang golek, hingga doa bersama. Menjelang detik-detik pergantian tahun, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajarannya tampak berjalan menyapa warga di sepanjang Jalan Tegar Beriman.

Keramaian juga terlihat di sekitar Tugu Pancakarsa, tak jauh dari Sirkuit Internasional Sentul, tempat warga berkumpul menyaksikan pesta kembang api penanda pergantian tahun. Di kawasan Megamendung, Puncak Festival turut menyedot perhatian pengunjung. Ketua Puncak Festival, Witoro Dwi Winaya, mengatakan acara tersebut menjadi wadah hiburan sekaligus promosi potensi lokal melalui pertunjukan seni, lomba kreatif, karnaval budaya, dan stan UMKM. Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Juju Djunaedi, menegaskan Puncak Fest melibatkan tiga kecamatan—Ciawi, Megamendung, dan Cisarua—sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat pada momentum Tahun Baru 2026. (Man*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini