Trump Klaim Ada Kemajuan Negosiasi dengan Iran, Serangan Ditunda Sementara

Kabarindo24jam.com | Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa pemerintahannya tengah melakukan pembicaraan dengan Iran terkait upaya mengakhiri konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui video dan kanal resminya, Trump menyebut telah terjadi “pembicaraan yang sangat baik dan produktif” antara pihak Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah “titik kesepahaman utama” yang mulai tercapai dalam proses negosiasi tersebut, meskipun belum ada kesepakatan final.
Seiring perkembangan itu, Trump juga mengumumkan keputusan untuk menunda rencana serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Penundaan ini disebut sebagai bagian dari upaya memberi ruang bagi kelanjutan diplomasi.
“Kami telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian konflik secara menyeluruh,” ujar Trump dalam pernyataannya.

Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan sejak konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah pada akhir Februari 2026.
Namun demikian, klaim Trump mengenai adanya pembicaraan langsung dibantah oleh pihak Iran.

Sejumlah pejabat di Teheran menyatakan tidak ada negosiasi langsung dengan Washington, meski beberapa negara disebut berupaya menjadi mediator.

Penundaan serangan ini dinilai berdampak pada stabilitas global, termasuk meredanya tekanan terhadap harga minyak dunia serta meningkatnya optimisme pasar internasional.

Meski begitu, situasi di kawasan masih dinamis dan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian dalam waktu dekat.

Trump menegaskan bahwa opsi militer tetap terbuka apabila proses negosiasi tidak membuahkan hasil.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *