Kabarindo24jam.com | Tehran, IRAN — Puluhan mahasiswa di sejumlah universitas utama di ibu kota Tehran menggelar unjuk rasa kampus pada Sabtu, 21 Februari 2026, menurut laporan media internasional dan sumber berita independen.
Aksi tersebut muncul di tengah periode ketegangan yang lebih luas di Iran sejak akhir Desember 2025.
Mahasiswa dilaporkan berkumpul di area kampus utama, termasuk Sharif University of Technology dan Amir Kabir University of Technology di Tehran. Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan para mahasiswa meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintahan saat ini, serta melakukan konfrontasi terbatas dengan anggota Basij — unit paramiliter yang terafiliasi dengan aparat keamanan Iran.

Beberapa video dan laporan menyebutkan ada kelompok mahasiswa yang menyerukan perubahan politik dan menyuarakan kritik terhadap pemimpin negara. Demonstrasi pada beberapa titik juga menunjukkan bentrokan verbal antara kelompok mahasiswa yang berseberangan di dalam kampus, yakni yang menentang rezim dan yang menyatakan dukungan terhadap pemerintah
Unjuk rasa mahasiswa ini terjadi bersamaan dengan peringatan-peringatan yang digelar di beberapa kota Iran untuk mengenang para korban bentrokan besar antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan pada Januari 2026 dalam gelombang protes nasional.
Gelombang demonstrasi yang dimulai pada akhir Desember 2025 telah menyebar ke berbagai kota di Iran dan menjadi salah satu episode protes terluas sejak Revolusi Iran 1979. Laporan dari beberapa organisasi hak asasi manusia dan sumber independen menyebutkan ribuan orang tewas, puluhan ribu ditangkap, serta gangguan layanan internet berskala luas yang diberlakukan otoritas sejak awal bulan Januari.

Karena pembatasan akses informasi di dalam negeri, detail lebih lanjut tentang jumlah peserta, tindakan aparat keamanan, atau kondisi di dalam kampus saat demonstrasi terbatas.
Badan-badan internasional telah mencatat adanya pembatasan komunikasi, yang mempersulit verifikasi independen terhadap beberapa klaim yang beredar melalui media sosial.
Selain aksi di Tehran, laporan media juga menyebutkan bahwa kegiatan serupa dilaporkan terjadi di beberapa universitas lain di Iran, termasuk di Universitas Tehran dan kampus di kota Mashhad.
Namun, jumlah dan intensitas aksi di luar ibu kota belum dapat diverifikasi secara independen.
(Ls/*)





