Kabarindo24jam.com | Jakarta –
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI Purn Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan doktrin sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (sishankamrata) merupakan satu kekuatan dan keutuhan dari TNI bersama rakyat dalam upaya pertahanan negara.
Dalam rapat pimpinan (rapim) Kementerian Pertahanan-TNI di kantor Dewan Pertahanan Nasional (DPN), kompleks Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026), Sjafrie juga mengemukakan bahwa kepercayaan rakyat terhadap TNI merupakan hal yang sangat penting.
“Karena, TNI hanya dapat menjalankan perannya secara optimal dalam menjaga dan menyelamatkan bangsa apabila seluruh elemen berada dalam kondisi yang utuh, solid, serta senantiasa menyatu dengan rakyat,” kata Sjafrie dalam siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan.
Rapim dilaksanakan secara hybrid dengan pimpinan dan pejabat tiga matra mengikuti rapat secara daring di markas masing-masing. Rapim Kemhan dan TNI kali ini mengusung tema “Pengembangan Sistem Pertahanan Negara Menjaga dan Mengendalikan Kedaulatan NKRI”.
Kemudian Menhan Sjafrie menjelaskan strategi pertahanan defensif aktif, kebijakan penyelenggaraan pertahanan negara tahun 2025–2029, kebijakan sentralisasi, hingga arah kebijakan pertahanan negara. Rapim ini juga dilakukan sebagai refleksi atas apa yang telah dikerjakan sepanjang tahun 2025.
Menhan dan Pimpinan TNI juga membahas hal-hal yang harus diperbaiki dan diperkuat, terutama dalam pembinaan personel sebagai perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto, dengan prinsip meritokrasi sebagai fondasi utama. “Beban tugas ke depan bersifat dinamis, berlapis dan maraton. Karena itu, Kementerian Pertahanan tidak bisa lagi bekerja dengan pola business as usual,” katanya.
Sjafrie mengatakan, Kemhan dan TNI membutuhkan pengawakan yang andal, berintegritas, memiliki kredibilitas, serta kesetiaan penuh kepada negara. “Pengawakan harus menjadi instrumen strategis dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pertahanan,” ujar Sjafrie.
Sjafrie juga berpesan bahwa Kemhan harus menjadi cermin keteladanan bagi Mabes TNI dan seluruh angkatan. “Ke depan, saya harapkan rakernis dapat menjabarkan secara konkret arah kebijakan pemerintah agar TNI dan Kemhan mampu menjalankan tugas dengan kesiapan penuh, disiplin tinggi serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” kata dia. (Cok/*)





