255 Perwira Lulus Seskoad, KSAD Ingatkan Harus Jadi Problem Sorver

Oplus_131072

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Sebanyak 255 Perwira menengah TNI lulus pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Mereka terdiri dari 249 Perwira Siswa (Pasis) TNI AD, tiga Pasis TNI AL, dua Pasis TNI AU, dan satu Pasis Polri.

Kelulusan ini ditandai dengan upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Seskoad Tahun Ajaran 2025 oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/11/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Jenderal Maruli mengucapkan selamat kepada seluruh perwira siswa yang telah menyelesaikan pendidikan strategis tersebut, dan menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti Dikreg Seskoad bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar dalam mengemban tanggung jawab kepemimpinan di satuan masing-masing.

“Perjalanan (penugasan) anda nanti ke depan, kalau dilakukan dengan baik, saya yakin anda akan menjadi orang yang berhasil. Saya pernah katakan, anda semua ini tidak punya alasan untuk jadi bodoh, karena akses untuk mendapatkan pembelajaran dan informasi (kini) lebih cepat,” kata Maruli.

“Belajarlah dan bacalah untuk menambah wawasan serta lakukan inovasi demi pengembangan diri dan kemajuan satuan kalian,” sambung Maruli yang sebelum menjabat KSAD sempat menduduki posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Lebih lanjut Maruli mengingatkan bahwa setiap penugasan harus dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran, karena tantangan yang dihadapi TNI AD ke depan semakin kompleks, mencakup perkembangan teknologi, ancaman siber, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik global.

Oleh sebab itu, para alumni Seskoad dituntut untuk memiliki visi jauh ke depan, inovatif, serta mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat di lapangan. “Pemimpin TNI AD masa depan harus mampu menjadi pemecah masalah (problem solver) di tengah perubahan, sekaligus mendukung program-program Presiden,” ujarnya.

“Gunakan ilmu yang saudara peroleh untuk memberi solusi, bukan sekadar menjalankan rutinitas. Kita juga punya harga diri, supaya bangsa Indonesia bisa jadi bangsa yang dipandang dunia, dan kita punya kesempatan itu,” tambah Maruli.

Untuk diketahui, pendidikan yang ditempuh para perwira ini berlangsung selama 16 minggu dan menjadi salah satu momentum pembentukan kader pemimpin TNI di masa depan. Sebagai lulusan terbaik Dikreg LXVI Seskoad, Mayor Inf Antonius Ernesto Diliano Putra meraih Piala Virajati.

Selanjutnya, penghargaan penulis tugas akhir terbaik diraih oleh Mayor Inf Arief Wibisono dan Kompol Dian Novita Pietersz sedangkan Mayor Laut (P) Arie Wibowo dinobatkan sebagai Pasis tamu terbaik. (Man/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *