Kabarindo24jam.com | Kyiv, Ukraina – Sedikitnya enam orang tewas dan 14 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan disertai penyanderaan di sebuah supermarket di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Sabtu (18/4).
Pelaku akhirnya ditembak mati oleh aparat kepolisian setelah upaya negosiasi tidak membuahkan hasil.
Peristiwa terjadi di distrik Holosiivskyi ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah warga di area publik. Empat korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.
Pelaku kemudian memasuki sebuah supermarket, membarikade diri, dan menyandera sejumlah orang. Dalam situasi tersebut, satu sandera dilaporkan tewas sebelum aparat melakukan tindakan penyerbuan.
Pasukan khusus kepolisian dikerahkan ke lokasi dan melakukan negosiasi selama kurang lebih 40 menit.
Namun, karena pelaku tidak memberikan respons, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas yang berujung pada tewasnya pelaku di tempat.
Pihak berwenang menyatakan total 14 orang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak laki-laki berusia 12 tahun.
Identitas pelaku disebut sebagai pria berusia 58 tahun yang lahir di Moskow dan memiliki catatan kriminal. Sebelum melakukan aksinya, pelaku dilaporkan membakar apartemennya. Motif penyerangan hingga kini masih dalam penyelidikan.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyebut insiden tersebut sebagai tragedi dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Otoritas keamanan Ukraina tengah menyelidiki kemungkinan motif, termasuk indikasi tindak terorisme.
Insiden penembakan massal seperti ini tergolong jarang terjadi di Kyiv, yang selama ini lebih sering menghadapi ancaman serangan dalam konteks konflik bersenjata dengan Rusia.
(Ls/*)







