Indeks Kerukunan Tinggi, Dedie Rachim Sebut Toleransi Jadi Modal Pembangunan Kota Bogor

0
27
Dedie Rachim saat menghadiri undangan perayaan Natal Keuskupan Sufragan Bogor 2025 di Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, Jumat (26/12/2025).
Walikota Bogor, Dedie A. Rachim saat menghadiri undangan perayaan Natal Keuskupan Sufragan Bogor 2025 di Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, Jumat (26/12/2025).

Kabarindo24jam.com | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor menilai tingginya tingkat toleransi menjadi fondasi penting bagi kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut kondisi tersebut tercermin dari hasil Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Tahun 2025 yang menempatkan Kota Bogor pada kategori sangat tinggi dalam menjunjung toleransi.

Dedie menyampaikan hal itu saat menghadiri perayaan Natal Keuskupan Sufragan Bogor 2025 di Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, Jumat (26/12/2025). “Alhamdulillah, dari hasil survei itu Kota Bogor menduduki peringkat sangat tinggi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Dedie di hadapan umat yang hadir.

Menurut Dedie, iklim toleransi yang terjaga membuat aktivitas masyarakat berlangsung kondusif. Warga dapat bersekolah, bekerja, berwirausaha, hingga memenuhi kebutuhan keluarga tanpa hambatan. “Inilah situasi yang diimpikan semua daerah. Dengan latar belakang agama, suku, ras, dan keturunan yang beragam, masyarakat Kota Bogor saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi,” katanya.

Ia menambahkan, kerukunan sosial tersebut menjadi modal penting untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, Kota Bogor turut menjalankan program Makan Bergizi Gratis dengan target 110 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang saat ini telah tersedia 60 unit. Selain itu, Pemkot Bogor juga membentuk Koperasi Merah Putih, membangun sekolah baru, mengembangkan pembelajaran digital, menyiapkan sekolah rakyat, serta menargetkan Kota Bogor menjadi pelopor Waste to Energy melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Apresiasi juga disampaikan Uskup Keuskupan Bogor Paskalis Bruno Syukur atas sinergi Pemerintah Kota Bogor, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga suasana Natal tetap aman dan damai. Kehadiran lengkap pimpinan daerah hingga tingkat provinsi, menurutnya, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan lintas institusi dan lintas iman yang terus dirawat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Kota Bogor. (Man*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini