Wali Kota Bogor Kuatkan Fondasi dan Struktur di 2025, Manfaatnya Dirasakan Masyarakat Pada 2026

0
14

Kabarindo24jam.com | Bogor Kota – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan bahwa capaian pembangunan Kota Bogor sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif, terutama pada indikator ekonomi makro, kualitas sumber daya manusia, hingga realisasi pembangunan dan anggaran daerah.

Ia menyebutkan, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Bogor pada Triwulan III 2025 tercatat stabil di angka 5,08 persen. Sementara itu, inflasi year on year pada November 2025 berhasil dikendalikan di angka 2,87 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,96.

“Indikator ekonomi makro Kota Bogor sepanjang 2025 menunjukkan kondisi yang cukup stabil dan terkendali,” ungkap Dedie saat menggelar Kaleidoskop Akhir Tahun di kawasan TPS3R Takeshi Mutiara Bogor Raya, Katulampa, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi capaian pembangunan sekaligus penegasan komitmen pelestarian lingkungan.

Capaian tersebut, lanjut Dedie, juga diikuti dengan tren penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dalam lima tahun terakhir. Pada Agustus 2025, angka pengangguran tercatat turun menjadi 7,95 persen, dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 8,13 persen. “Keberhasilan ekonomi ini berbanding lurus dengan penurunan tingkat pengangguran di Kota Bogor,” katanya.

Di sektor kualitas sumber daya manusia, Dedie mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor terus mengalami peningkatan hingga mencapai 79,75. Capaian tersebut didukung oleh meningkatnya Angka Harapan Hidup menjadi 76,25 tahun serta Rata-rata Lama Sekolah yang berada di angka 10,72 tahun.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Bogor juga memperkuat sektor pendidikan melalui pembangunan dua sekolah dasar baru, yakni SDN Duta Pakuan dan SDN Cimahpar 3, serta melakukan rehabilitasi terhadap 64 SD Negeri dan 7 SMP Negeri sepanjang 2025. “Pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Dedie.

Terkait pengelolaan keuangan daerah, Dedie menyampaikan bahwa hingga 19 Desember 2025, realisasi Pendapatan Daerah telah mencapai 92,43 persen, sementara Belanja Daerah terealisasi sebesar 83,15 persen.

Selain itu, di bidang lingkungan hidup, Pemkot Bogor terus mendorong inovasi pengelolaan sampah melalui penguatan 171 unit Bank Sampah aktif yang tersebar di berbagai wilayah. “Melalui kolaborasi semua pihak, pengelolaan lingkungan terus kita perkuat dan hasilnya Kota Bogor berhasil meraih 73 penghargaan di tingkat regional hingga nasional sepanjang tahun 2025,” ungkapnya.

Menghadapi tahun 2026, Dedie menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan sejumlah program prioritas strategis sesuai Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 100/KEP.401-BAG.PBJ/2025.

Program tersebut meliputi kelanjutan pembangunan Jalan R3, Rehabilitasi Stadion Pajajaran Tahap II, pembangunan GOR Bogor Barat Tahap I, Revitalisasi Terminal Bubulak Tahap II, serta penambahan ruang kelas baru di SMPN 13, SDN Cilendek 1, dan SDN Rancamaya 2.

“Ibarat membangun sebuah rumah besar, pada 2025 kita telah memperkuat fondasi dan struktur utama. Di 2026, fokus kita adalah menyempurnakan fungsi dan fasilitas pendukung agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” pungkas Dedie. (Man/Dul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini