Wali Kota Dedie Keras ! Minta Jangan Ada Penyelewengan dan Korupsi di Pemerintah Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan untuk manfaatkan anggaran yang terbatas, jangan ada penggelapan, penyimpangan, penyelewengan, apalagi korupsi

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kembali secara tegas dan eksplisit menginstruksikan anak buhanya di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memanfaatkan sebaik-baiknya anggaran kerja yang jumlahnya terbatas. Ia pun meminta jangan ada penggelapan, penyimpangan, penyelewengan, apalagi korupsi.

Selain itu, Wali Kota Dedie juga mengingkatkan bahwa ke depan, tugas yang dihadapi jajaran Pemkot Bogor akan semakin berat, tetapi harapan masyarakat selalu tinggi. Karenanya, dia berharap seluruh pejabat dan staf satuan kerja di lingkup Pemkot Bogor untuk memelihara semangat dan bekerja ekstra demi mewujudkan harapan-harapan masyarakat.

Beberapa arahan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Dedie, tak lain untuk mengubah Kota Bogor menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Di mana, seluruh perangkat daerah dan aparatur wilayah harus ikut terlibat dalam memperbaiki lingkungan, memperbaiki akses jalan dan transportasi, menata dan mengelola PKL yang melanggar, serta menggali dan memaksimalkan potensi yang dimiliki Kota Bogor.

Kepada pimpinan perangkat daerah, Dedie Rachim meminta untuk membenahi organisasi masing-masing agar roda organisasi ke depan berjalan dengan baik sehingga mendukung kondusivitas daerah. Pengendalian, monitoring, serta ketegasan dalam mengambil tindakan harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dedie Rachim juga mengingatkan bahwa perencanaan-perencanaan besar membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, mengawali tahun baru, dirinya mengajak jajaran Pemkot Bogor untuk bekerja semaksimal mungkin dengan berintegritas, transparan, dan akuntabel.

Ia menegaskan agar tidak ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya. “Jangan ada lagi oknum-oknum yang mempersulit proses perizinan maupun bidang lainnya,” tegas Dedie Rachim.

Apa yang dikemukakan oleh Wali Kota Dedie ini sangat wajar dan relevan, mengingat bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih peringkat pertama sebagai Pemerintahan Kota (Pemkot) Terbaik dalam Pencegahan Korupsi Tahun 2025. Prestasi ini diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Dedie A Rachim bersama Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah Denny Mulyadi telah melakukan evaluasi kinerja seluruh perangkat daerah sepanjang tahun 2025 lalu. Hasilnya, Dedie pun menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih Pemkot Bogor.

Meski demikian, Dedie mengaku masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dituntaskan. “Secara umum saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk semuanya. Kita selesaikan apa pun yang bisa dalam jangkauan, tanpa harus menunggu perintah, karena tugas bapak dan ibu ada di situ semua,” jelas Dedie.

Dedie juga meminta aparatur wilayah untuk mengambil peran lebih strategis, khususnya dalam merespons aduan masyarakat, baik melalui media sosial maupun kontak langsung. Menurutnya, pelayanan cepat dan responsif akan membantu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Secara umum kinerja semua menunjukkan nilai yang positif,” ujar Dedie.

Dedie Rachim meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan memastikan setiap laporan dari warga dapat ditindaklanjuti. Dengan adanya evaluasi ini, Pemkot Bogor menegaskan komitmennya untuk memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tahun-tahun mendatang. (Man/Dul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *