Cat Ba Langur Primata Langka Dunia dari Vietnam, Bertahan di Ambang Kepunahan

Kabarindo24jam.com | Hải Phòng, Vietnam –
Spesies primata langka dunia, Cat Ba langur (Trachypithecus poliocephalus), kembali menjadi perhatian komunitas konservasi global.

Satwa endemik yang hanya hidup di Pulau Cát Bà, Vietnam, ini tercatat sebagai salah satu primata paling terancam punah di dunia.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data konservasi terbaru hingga 2024–2025, populasi Cat Ba langur diperkirakan telah meningkat menjadi sekitar 90 individu di alam liar, menunjukkan tren pemulihan setelah sebelumnya berada di titik kritis.

Namun demikian, jumlah tersebut masih tergolong sangat kecil dan rentan terhadap berbagai ancaman.
Endemik dan Sangat Terbatas
Cat Ba langur hanya ditemukan di kawasan Pulau Cát Bà, bagian dari Teluk Lan Ha, Vietnam utara.

Habitatnya terbatas pada hutan tropis di kawasan karst batu kapur, dengan wilayah sebaran yang sangat sempit.

Spesies ini masuk dalam kategori Critically Endangered (Kritis) menurut daftar merah konservasi global, menandakan risiko kepunahan yang sangat tinggi.

Salah satu karakteristik unik Cat Ba langur adalah, Bayi langur lahir dengan bulu oranye terang, yang kemudian berubah menjadi warna gelap saat dewasa.
Perubahan warna ini menjadi ciri khas spesies dan membedakannya dari primata lain di kawasan Asia.

Populasi Sempat Anjlok Drastis
Secara historis, populasi Cat Ba langur mengalami penurunan tajam akibat aktivitas manusia.

Tahun 1960-an: diperkirakan mencapai ribuan individu
Tahun 2000-an awal: turun drastis hingga sekitar 40–60 ekor
2010-an: bertahan di kisaran 50 individu

Penurunan ini terutama dipicu oleh perburuan dan kerusakan habitat.
Ancaman Utama Masih Berlanjut
Hingga saat ini, Cat Ba langur masih menghadapi sejumlah ancaman serius, antara lain:
Perburuan ilegal, termasuk untuk pengobatan tradisional
Kehilangan habitat akibat pembangunan dan aktivitas manusia
Tekanan pariwisata, seiring meningkatnya kunjungan ke Pulau Cát Bà
Populasi kecil, yang berisiko terhadap perkawinan sedarah dan penyakit

Upaya Konservasi Tunjukkan Hasil
Peningkatan populasi dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari berbagai program konservasi, termasuk:
Patroli anti-perburuan
Perlindungan ketat kawasan habitat
Program pemantauan dan reproduksi
Kolaborasi pemerintah Vietnam dan organisasi internasional
Pada 2024 saja, tercatat lebih dari 13 kelahiran baru, diikuti tambahan individu pada awal 2025, yang mendorong kenaikan populasi secara signifikan.

Harapan dan Tantangan ke Depan
Meski menunjukkan tren positif, para ahli menilai populasi saat ini masih jauh dari angka aman untuk keberlanjutan jangka panjang.
Dengan jumlah kurang dari 100 individu, Cat Ba langur tetap berada di ambang kepunahan dan membutuhkan perlindungan berkelanjutan.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *