Sára Bejlek Tumbangkan Aryna Sabalenka, Tembus Perempat Final WTA 1000 Cincinnati 2026

Kabarindo24jam.com | CINCINNATI – Kejutan besar terjadi pada Cincinnati Open 2026. Petenis Ceko Sára Bejlek menyingkirkan unggulan pertama sekaligus petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, dalam pertandingan babak 16 besar dengan skor 7-6(7), 6-4. Pertandingan yang berlangsung di lapangan keras Lindner Family Tennis Center, Cincinnati, Amerika Serikat, menjadi kemenangan terbesar dalam karier Bejlek sekaligus mengantarkannya ke perempat final WTA 1000 untuk pertama kalinya.

Bejlek, yang berusia 20 tahun dan menempati peringkat ke-35 dunia, sebelumnya belum pernah mengalahkan pemain Top 10. Catatan WTA menunjukkan ia datang ke pertandingan tersebut dengan rekor 0-3 melawan pemain Top 10.
Kemenangan atas Sabalenka sekaligus menjadi kemenangan pertamanya terhadap pemain peringkat satu dunia.

Bacaan Lainnya

Sabalenka mengawali pertandingan dengan lebih baik dan sempat unggul 2-0. Bejlek segera merespons dengan merebut kembali servis lawannya.
Set pertama kemudian berlangsung ketat hingga mencapai tie-break.

Sabalenka bahkan sempat memimpin 5-1, tetapi Bejlek mampu membalikkan keadaan dan akhirnya merebut tie-break 9-7.
Pada set kedua, Sabalenka kembali mendapatkan keunggulan. Petenis Belarus itu sempat memimpin 4-1.
Bejlek kembali menunjukkan ketahanan permainannya. Ia menyamakan kedudukan menjadi 4-4, kemudian merebut servis Sabalenka untuk memimpin 5-4.

Bejlek selanjutnya menutup pertandingan dengan service game tanpa kehilangan poin, memastikan kemenangan dua set langsung dalam waktu kurang dari dua jam.

Statistik pertandingan menunjukkan Bejlek tampil efektif dalam memanfaatkan kesempatan yang diperolehnya.
Bejlek mencatat 3 ace tanpa double fault, memasukkan 67 persen servis pertamanya, serta memenangkan 67 persen poin dari servis pertama tersebut. Sabalenka menghasilkan empat double fault tanpa ace dan hanya memasukkan sekitar 50 persen servis pertama. Data WTA juga mencatat Bejlek memenangkan 54,7 persen total poin, berbanding 45,3 persen milik Sabalenka.

Bukan Gelar Pertama, tetapi Pencapaian Terbesar di WTA 1000
Cincinnati bukanlah awal perjalanan Bejlek di level elite. Pada Februari 2026, Bejlek membuat terobosan besar dengan menjuarai Mubadala Abu Dhabi Open, turnamen WTA 500. Ia datang melalui babak kualifikasi dan kemudian memenangkan tujuh pertandingan dalam delapan hari sebelum mengalahkan Ekaterina Alexandrova 7-6(5), 6-1 pada final.

Gelar tersebut merupakan gelar tunggal WTA pertama dalam kariernya. keberhasilan di Cincinnati memiliki arti berbeda. Kemenangan atas Sabalenka menjadi kemenangan pertama Bejlek atas pemain Top 10 dan sekaligus membawanya ke perempat final WTA 1000 pertamanya.

Merupakan perempat final kelimanya pada level WTA secara keseluruhan.
Perjalanan Bejlek Menuju Perempat Final Sebelum menghadapi Sabalenka, Bejlek telah melewati sejumlah lawan tangguh di Cincinnati.
Ia mengalahkan unggulan ke-23 Barbora Krejcikova 7-6(5), 6-4, kemudian mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova 6-0, 6-2.

Pada babak berikutnya, Bejlek menundukkan unggulan ke-16 Ekaterina Alexandrova 4-6, 6-1, 6-2. kemenangan tersebut mengantarkannya ke babak 16 besar sebelum akhirnya menciptakan kejutan terbesar dengan menumbangkan Sabalenka.

Pada perempat final, ia akan menghadapi petenis Amerika Serikat Madison Keys, yang mengalahkan Xiyu Wang 7-6(3), 6-4. Keys merupakan juara Cincinnati 2019 dan telah mencapai perempat final turnamen tersebut untuk keempat kalinya. Pertemuan dengan Bejlek juga menjadi perempat final WTA 1000 pertama Bejlek sepanjang kariernya.

Kekalahan Sabalenka juga mempunyai konsekuensi dalam persaingan peringkat dunia.
Sabalenka datang ke Cincinnati sebagai petenis nomor satu dunia dan unggulan teratas. Kekalahannya membuka peluang bagi Elena Rybakina, yang berada di peringkat kedua, untuk mengejar posisi puncak.
Rybakina sendiri berhasil mencapai perempat final Cincinnati setelah mengalahkan Diana Shnaider 6-4, 6-4 dan selanjutnya dijadwalkan menghadapi Iga Swiatek.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *