Longsor Besar Hambat Aliran Sungai Chaulani di Darchula Nepal, 10 Keluarga Dievakuasi

Kabarindo24jam.com | Darchula, Nepal – Longsor besar terjadi di kawasan Bhattar, Api Himal Rural Municipality, Distrik Darchula, Provinsi Sudurpashchim, Nepal, pada Jumat (4/9/2026). Material longsoran jatuh ke alur Sungai Chaulani dan sempat menghambat aliran sungai.

Kantor Administrasi Distrik Darchula (District Administration Office/DAO Darchula) mengeluarkan pemberitahuan kewaspadaan tinggi setelah longsor dari lereng menimbun sebagian aliran Sungai Chaulani.
Administrasi distrik memperingatkan bahwa longsor masih berpotensi berlanjut dan dapat menyebabkan sungai kembali tertutup.

Bacaan Lainnya

Kepala Distrik Darchula, Bartaraj Paudel, mengatakan kondisi aliran sungai yang terdampak meningkatkan risiko bagi permukiman di sepanjang bantaran. Polisi telah dikirim ke lokasi untuk memantau situasi, sementara penilaian resmi mengenai keseluruhan kerusakan di lokasi longsor masih dilakukan.

Sebanyak 10 keluarga dari permukiman Bhattar telah dipindahkan sementara ke rumah kerabat sebagai langkah pencegahan karena kawasan tersebut berada dalam ancaman longsor.

Ketua Api Himal Rural Municipality, Bhakt Singh Thekare Bohara, mengatakan pemerintah setempat juga telah menyediakan sejumlah kebutuhan bagi warga yang dipindahkan, termasuk tenda. Menurutnya, longsor masih terjadi dan kawasan permukiman tetap berisiko.

Laporan pemerintah daerah yang dikutip media lokal juga menyebut longsor telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian jalan dan jalur trekking. Menyebut terdapat rumah dan lahan pertanian yang terdampak, namun belum tersedia penilaian kerusakan resmi secara menyeluruh dari pemerintah distrik.

Sungai sempat tertutup, kemudian kembali mengalir, Material longsor sempat menyebabkan Sungai tertutup, berikutnya menunjukkan air sungai kembali mengalir, tetapi situasi belum dinyatakan sepenuhnya aman karena longsor masih terus terjadi di kawasan tersebut.

Peringatan pemerintah terutama berkaitan dengan kemungkinan material longsor kembali menutup sungai. Jika aliran tertahan oleh material longsoran dalam jumlah besar, air dapat terakumulasi dan kemudian mengalir deras secara tiba-tiba apabila sumbatan tersebut jebol.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *