Hujan Deras Mengguyur Keelung, Sejumlah Jalan dan Kawasan Terendam

Kabarindo24jam.com | KEELUNG, TAIWAN – Hujan deras mengguyur Kota Keelung, Taiwan, Jumat (4/9/2026), memicu banjir dan genangan di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah utara Taiwan dalam waktu relatif singkat.

Badan Meteorologi Taiwan atau Central Weather Administration (CWA) memperingatkan potensi hujan deras di wilayah Keelung dan kawasan sekitarnya. Kondisi atmosfer yang dipengaruhi area tekanan rendah meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat dalam durasi pendek.

Bacaan Lainnya

Pemantauan hidrologi Taiwan juga menunjukkan peningkatan signifikan curah hujan di sejumlah wilayah administratif Keelung. Beberapa titik mencatat akumulasi hujan lebih dari 200 milimeter dalam periode 24 jam, sehingga meningkatkan risiko genangan, luapan saluran air, dan kenaikan muka air sungai.

Data sistem pemantauan Water Resources Agency (WRA) Taiwan menunjukkan sejumlah wilayah Keelung masuk dalam pemantauan atau peringatan banjir. Wilayah yang terdampak mencakup sejumlah distrik, antara lain Nuannuan, Qidu, Anle, Zhongzheng, Ren’ai, Zhongshan dan Xinyi.

Hujan deras juga menyebabkan sejumlah sungai dan saluran air mengalami kenaikan debit. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan Keelung memiliki kontur perkotaan yang berbukit dan jaringan drainase yang dapat mengalami tekanan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Di kawasan Anle District, laporan lapangan menunjukkan kenaikan air di sekitar Wulun Creek/Dawulun Creek. Sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan sekitar Jijin Road, dilaporkan mengalami genangan dengan kondisi air yang cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas warga dan kendaraan.

Pemerintah Kota Keelung meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca tersebut. Aparat dan unit terkait melakukan pemantauan terhadap titik rawan banjir, sungai, saluran drainase serta kawasan yang berpotensi mengalami limpasan air.

Pihak penanggulangan bencana dan pemadam kebakaran Taiwan terus memantau laporan kejadian yang masuk. Kondisi cuaca diperkirakan masih perlu diwaspadai karena hujan dan badai petir masih berpotensi terjadi di Keelung dan wilayah Taiwan bagian utara dalam beberapa hari ke depan.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *