Hari Perdamaian Sedunia, Gereja Maria Bunda Karmel Kebon Jeruk Perkuat Kerukunan Lintas Agama

Kabarindo24jam.com |JAKARTA –  Gereja Maria Bunda Karmel (MBK) Kebon Jeruk, Jakarta, memperingati Hari Perdamaian Sedunia bersama tokoh agama, pengurus lingkungan, serta komunitas lintas agama, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Ketua Hubungan Antaragama dan Kemasyarakatan Gereja MBK, Stella Aryati. Peringatan yang bertepatan dengan momentum Hari Perdamaian Sedunia pada 21 September itu baru dapat dilaksanakan pada Rabu karena menyesuaikan dengan agenda kegiatan di lingkungan paroki.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Stella Aryati menyampaikan bahwa perdamaian tidak semata-mata dimaknai sebagai berhentinya perselisihan. Menurut dia, perdamaian juga berkaitan dengan upaya menghadirkan keadilan, empati, dan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa perdamaian dapat dibangun melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di tengah masyarakat.
Peringatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, pengurus RT dan RW setempat, serta perwakilan Perkumpulan Penguat Keragaman Masyarakat Nusantara (PKMN) Jakarta.

Pengurus RW setempat, Jamhuri S.H., mengapresiasi kegiatan yang digagas Stella Aryati tersebut. Ia menilai kegiatan lintas agama penting sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong perdamaian, baik dalam lingkup masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa. Dalam kesempatan itu, Jamhuri juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mendoakan perdamaian dunia, tetapi turut mendoakan kedamaian di Indonesia.

Hadir pula Ketua PKMN, Yohanes Rudy. PKMN merupakan komunitas lintas iman yang mempertemukan umat dari berbagai agama dan aliran kepercayaan yang diakui pemerintah.
Menurut Yohanes, keberadaan komunitas tersebut diarahkan untuk membangun toleransi, memperluas komunikasi, serta menjadi ruang berbagi pengalaman, informasi, dan kebaikan antarsesama.

PKMN juga mengedepankan nilai-nilai kebaikan dalam membangun pemaknaan kehidupan sesuai dengan keyakinan masing-masing anggota.
Yohanes menegaskan komitmen PKMN untuk terus berkontribusi dalam kegiatan yang mendorong perdamaian, empati, rasa aman, toleransi, dan kerukunan lintas iman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Stella Aryati dan Gereja Maria Bunda Karmel Kebon Jeruk yang telah menggelar kegiatan tersebut sekaligus mengundang komunitas lintas agama.
Kegiatan peringatan Hari Perdamaian Sedunia tersebut kemudian ditutup dengan makan siang bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Peringatan ini menjadi ruang perjumpaan bagi berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan di tengah keberagaman kehidupan sosial di Indonesia.

(Yoh/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *