Boeing 767 Amazon Overrun di Bandara Miami, Badai Petir Terdeteksi Saat Pendaratan

Kabarindo24jam.com | MIAMI – Pesawat kargo Boeing 767-300 yang dioperasikan 21 Air untuk Amazon Prime Air mengalami kecelakaan saat mendarat di Miami International Airport (MIA), Florida, Amerika Serikat, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Pesawat dilaporkan keluar dari ujung landasan dan kemudian menabrak sejumlah kendaraan di area sekitar bandara. Pesawat tersebut merupakan Flight 7598 yang sebelumnya berangkat dari Luis Muñoz Marín International Airport di San Juan, Puerto Rico.

Bacaan Lainnya

Federal Aviation Administration (FAA) mengonfirmasi pesawat mengalami runway overrun setelah mendarat di MIA. Investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian telah dilakukan oleh FAA dan National Transportation Safety Board (NTSB).

Kondisi cuaca di Miami pada periode sekitar kejadian tercatat kurang ideal. Data cuaca historis menunjukkan sekitar pukul 13.53 waktu setempat terjadi badai petir dengan kecepatan angin sekitar 20 mph, sementara pada pukul 14.13 juga tercatat badai petir dengan angin sekitar 14 mph.

Kondisi tersebut disertai tutupan awan dan kelembapan tinggi.
Sekitar pukul 14.53, pengamatan cuaca masih menunjukkan badai petir dengan awan terpecah.

Setelah itu kondisi berubah menjadi hujan dan kemudian berangsur lebih cerah. Data tersebut menunjukkan adanya aktivitas cuaca konvektif di sekitar waktu pendaratan, tetapi belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa cuaca menjadi penyebab kecelakaan.

Informasi yang tersedia juga belum menunjukkan adanya konfirmasi resmi mengenai kondisi permukaan landasan, termasuk apakah runway dalam keadaan basah atau terdapat genangan saat pesawat mendarat.

Setelah keluar dari area runway, pesawat berhenti di bagian barat laut kompleks bandara dan mengalami kebakaran. Petugas pemadam juga menangani kebocoran bahan bakar dari pesawat. Lebih dari 60 unit penyelamat dan sekitar 200 personel dikerahkan untuk menangani keadaan darurat.

Kecelakaan tersebut menyebabkan sedikitnya lima orang meninggal dunia dan lima lainnya terluka. Tiga korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis. Pihak berwenang belum memastikan seluruh korban berasal dari pesawat atau terdapat korban dari kendaraan yang berada di area yang tertabrak.

Pilot dan kopilot sempat terjebak di dalam kokpit setelah kecelakaan. Petugas penyelamat juga melakukan pencarian terhadap sejumlah orang yang berada di kendaraan yang terdampak pesawat.

Proses evakuasi berlangsung bersamaan dengan penanganan kebakaran dan kebocoran bahan bakar. Insiden tersebut sempat memicu penghentian sementara aktivitas penerbangan di Miami International Airport.

FAA memberlakukan ground stop, sementara otoritas bandara melakukan pemeriksaan terhadap area operasional. Dua dari empat runway kemudian kembali dibuka, meski gangguan penerbangan dan keterlambatan masih terjadi.

FAA dan NTSB melanjutkan penyelidikan untuk menentukan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan pesawat keluar dari runway.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *