Kabarindo24jam.com | Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) bersiap melakukan lompatan besar dalam modernisasi sistem pemetaan laut domestik. Pushidrosal dijadwalkan melakukan uji coba laut (sea trial) untuk program navigasi mutakhir berskala internasional, yakni S-100 series, pada September 2026 mendatang.
Rencana strategis tersebut semakin dimantapkan saat Komandan Pushidrosal Laksamana Madya (Laksdya) TNI Budi Purwanto menerima kunjungan Kepala Kemitraan dan Keterlibatan Asia Pasifik dari Kantor Hidrografi Kerajaan Inggris atau The United Kingdom Hydrographic Office (UKHO), Timothy William Lewis, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Kolaborasi ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama sektor hidro-oseanografi antara Pushidrosal dengan UKHO. Fokus utama kemitraan mengarah pada pengembangan peta navigasi elektronik (Electronic Navigational Chart/ENC) serta implementasi standar global S-100 demi menjamin keselamatan pelayaran dan memperkokoh keamanan maritim internasional.
Laksdya Budi sangat mengapresiasi sinergi yang telah terbangun kokoh bersama UKHO selama ini. Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk memperkuat posisi tawar dalam menghadapi dinamisnya perkembangan teknologi pemetaan laut dunia.
Apalagi, agenda tatap muka tersebut langsung membedah sejumlah poin vital yang menjadi arah masa depan peta laut kedua negara. Adapun agenda pertemuan membahas berbagai hal strategis, di antaranya perkembangan program S-100 series Pushidrosal da, rencana pelaksanaan S-100 Sea Trial Indonesia.
“Selain itu, dibahas pembaruan kerja sama produksi peta laut, hingga pembahasan draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pushidrosal dan UKHO periode 2026–2029,” jelas Laksdya Budi dalam siaran pers Penerangan Pushidrosal yang dikutip, Kamis (21/5/2026).
Selain menggodok draf regulasi untuk tiga tahun ke depan, kedua otoritas juga mendiskusikan peluang peningkatan kapasitas personel. Aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan hidrografi menjadi poin penting yang disepakati bersama untuk mendukung keberlanjutan proyek.
Melalui kemitraan jangka panjang ini, Pushidrosal berharap mampu menyajikan data kelautan yang akurat untuk menyokong pertahanan negara, navigasi yang aman, serta percepatan pembangunan bahari nasional. (Cok/*)







