Rabu, 17 Agustus 2022

Kapolri Listyo Sigit Sowan ke Kiai Said Aqil, Polri dan NU Kerjasama Menjaga NKRI

JAKARTA — Kabar tentang kedekatan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo dengan kalangan ulama ternyata bukan isapan jempol belaka. Itu dibuktikan dengan kunjungan silaturahmi dan perkenalan diri Kapolri Listyo Sigit ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Kamis (28/1/2021). 

Selain memperkenalkan diri sebagai pemimpin baru korps Bhayangkara, maksud kedatangan Kapolri Listyo Sigit juga untuk meminta saran dan pendapat ulama NU terkait kinerja institusi Polri kedepan. “Tentunya juga guna menguatkan kerjasama Polri dengan NU dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kapolri usai pertemuan.

Kepada wartawan saat keterangan pers bersama, Ketua Umum PBNU KH.Said Aqil Siradj mengapresiasi kedatangan Kapolri Listyo Sigit ke PBNU. Dikatakannya, Jenderal Listyo bukan sosok baru di mata warga Nahdliyin, bahkan dianggap sosok dekat dengan kiai dan ulama NU.

Menurut Said lagi, mantan Kabareskrim tersebut merupakan sosok personel yang profesional dan tegas. “Saya pribadi sudah kenal lama sejak beliau Kapolres Pati, Kapolresta Solo, Kapolda Banten. Dan selama saya kenal, beliau seorang perwira polisi yang profesional, bersikap dan bertindak tegas,” ungkapnya.

Kiai Said pun mengharapkan kerjasama antara Polri dan NU terus diperkuat ke depannya. “Kita perkuat kerja sama NU dan Polri, kita tingkatkan kerjasama kita diberbagai lini demi merawat, mengawal, menjaga keutuhan, kekuatan NKRI tercinta ini,,” ucapnya.

Baca Juga :  Komjen Listyo Rendah Hati, Dukungan Jadi Kapolri Kian Meluas 

Di hadapan para ulama, Kapolri Listyo Sigit menyatakan dirinya mengintruksikan seluruh Kapolsek hingga Kapolda di daerah untuk menghormati para kiai Nahdlatul Ulama (NU) yang tersebar di seantero Indonesia. Bahkan ia menegaskan, seluruh pimpinan Polri di daerah yang menolak bertemu dengan Kiai NU sama saja tidak menghormati Kapolri.

Sebab, Kapolri telah dianggap sebagai bagian warga Nahdliyin. “Terhadap rekan-rekan NU yang ada di wilayah bahkan sampai dengan level cabang. Kalau ada polisi Kapolsek, Kapolres, Kapolda yang tidak mau bertemu dengan kiai NU berarti tidak menghormati saya sebagai warga Nahdliyin,” imbuhnya.

Listyo menambahkan banyak hal yang bisa dijalin kerjasama antara NU dengan Polri di daerah. Khususnya terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat bersama organisasi kemasyarakatan. Jadi hukumnya wajib untuk mengajak NU untuk bekerjasama. 

“Jadi silakan para pengurus dan ulama NU untuk berkoordinasi dengan Kapolsek dan Kapolres yang ada di wilayah. Karena saya yakin ada banyak program yang bisa dikerjasamakan berkaitan dengan pemeliharaan Kamtibmas,” jelasnya. (**/Husni)

Latest news

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...
Baca Juga :  Dari 435, Cuma 123 Pemda yang Kembangkan E-Katalog Lokal

Ketum PAN Jabat Menteri Perdagangan, Eks Panglima TNI Jadi Menteri ATR

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melakukan reshuffle dengan melantik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Ketum PAN) Zulkifli Hasan dan mantan Panglima TNI...

Dari 435, Cuma 123 Pemda yang Kembangkan E-Katalog Lokal

JAKARTA - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) merilis data terbaru tentang komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) terkait e-katalog lokal. Berdasarkan catatan LKPP, 123 Pemda...

Wali Kota se-Indonesia Tak Bisa Hapus Tenaga Honorer di 2023

BOGOR -- Larangan mempekerjakan tenaga honorer bagi instansi pemerintah (khususnya di daerah) mulai 2023 nanti, dipastikan bakal berdampak serius bagi pemerintah daerah. Untuk itu,...

Prabowo Ungkap Pandangan soal Tantangan dan Kebijaksanaan

JAKARTA -- Berbicara dalam forum diskusi internasional bertajuk "Mengelola Persaingan Geopolitik di Kawasan Multipolar" di Singapura, baru-baru ini, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan,...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here