Kabarindo24jam.com | NAGOYA – Perenang para Indonesia, Maulana Rifky Yavianda, meraih dua medali emas pada Asian Para Games Aichi–Nagoya 2026. Atlet asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, itu menjuarai nomor 100 meter gaya bebas dan 100 meter gaya punggung putra klasifikasi S12.
Emas pertama diraih Rifky pada Senin, 19 Oktober 2026, melalui nomor 100 meter gaya bebas S12 dengan catatan waktu 55,34 detik. Sehari kemudian, Selasa, 20 Oktober 2026, ia kembali menempati posisi teratas pada nomor 100 meter gaya punggung S12 dengan waktu 1 menit 3,07 detik.
Kemenangan kedua tersebut sekaligus mengantarkan Rifky mencatatkan rekor Asia pada nomor 100 meter gaya punggung.
Hasil ini menambah kontribusi cabang para renang bagi perolehan medali Indonesia di ajang olahraga multicabang atlet penyandang disabilitas tingkat Asia tersebut.
Unggul atas Perenang Jepang
Pada final 100 meter gaya punggung putra S12 di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, Rifky menyelesaikan perlombaan dengan waktu 1:03,07.
Perenang tuan rumah, Genki Saito, menempati posisi kedua dengan catatan 1:03,76. Sementara itu, Dmitriy Khorlin dari Uzbekistan finis di urutan ketiga dengan waktu 1:05,77. Rifky unggul 0,69 detik atas Saito.
Hasil tersebut memastikan medali emas kedua bagi perenang Indonesia itu dalam dua hari perlombaan.
Catatan waktu 1 menit 3,07 detik yang dibukukan Rifky pada nomor 100 meter gaya punggung S12 memecahkan rekor Asia sebelumnya, yakni 1:03,46.
Waktu tersebut juga mempertajam rekor Asian Para Games miliknya yang sebelumnya tercatat 1:03,55. Selain itu, Rifky juga membukukan rekor Asia pada nomor 50 meter dengan catatan waktu 30,31 detik, sebagaimana dilaporkan dalam pemberitaan hasil pertandingan.
Dengan demikian, capaian Rifky di Nagoya tidak hanya berupa dua medali emas, tetapi juga sejumlah catatan waktu yang memperkuat prestasinya di tingkat Asia.
Emas Pertama Indonesia dari Para Renang. Kemenangan Rifky pada nomor 100 meter gaya bebas S12 menjadi medali emas pertama Indonesia dalam perolehan medali Asian Para Games 2026 berdasarkan laporan awal kontingen pada 19 Oktober.
Dalam nomor tersebut, Rifky mencatat waktu 55,34 detik. Ia mengungguli Dmitriy Khorlin dari Uzbekistan yang finis dengan waktu 55,44 detik, serta Genki Saito dari Jepang dengan catatan 57,54 detik.
Keberhasilan itu menjadi pembuka bagi tambahan emas yang kemudian diraihnya pada nomor gaya punggung sehari berikutnya.
(Los/*)






