Kabarindo24jam.com | Paris – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, dalam rangka menghadiri konferensi internasional yang membahas keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari forum multilateral yang dipimpin Prancis dan Inggris, yang diikuti sekitar 30 hingga 50 negara serta organisasi internasional, baik secara langsung maupun melalui konferensi video.
Dalam forum itu, para pemimpin membahas langkah bersama untuk menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi global yang sebelumnya terdampak konflik di kawasan Timur Tengah.
Presiden Macron menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan perkembangan positif, namun tetap menekankan pentingnya kewaspadaan serta jaminan akses penuh dan tanpa hambatan bagi pelayaran internasional.
Konferensi tersebut juga menyepakati rencana pembentukan misi maritim multinasional yang bersifat defensif. Misi ini ditujukan untuk mengamankan kapal dagang, mendukung pembersihan ranjau laut, serta menjaga stabilitas jalur pelayaran tanpa terlibat dalam konflik bersenjata.
Perdana Menteri Meloni dalam kesempatan itu menyampaikan kesiapan Italia untuk berkontribusi dalam misi tersebut melalui penyediaan aset angkatan laut, dengan pendekatan defensif guna menjamin keamanan kapal yang melintas.
Sejumlah negara, termasuk dari Eropa, dilaporkan telah menyatakan komitmen awal untuk mendukung misi tersebut, sementara pembahasan teknis lanjutan dijadwalkan berlangsung dalam pertemuan militer berikutnya di London.
Forum di Paris ini berlangsung di tengah upaya internasional merespons dampak konflik kawasan terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya terkait distribusi energi melalui salah satu jalur pelayaran terpenting dunia.
(Ls/*)







