Sabtu, 25 September 2021

Presiden Jokowi Tegaskan Kegiatan Usaha Besar Harus Libatkan UMKM

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelaku usaha besar di tanah air tidak hanya mementingkan perusahaannya sendiri. Dia pun meminta agar pengusaha besar berbesar hati sekaligus berkomitmen melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam kegiatan perusahaannya.

“Usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaan sendiri. Tolong dilihat lingkungannya ada UMKM, libatkan dalam kegiatan-kegiatan perusahaan,” kata Presiden saat hadir di acara Penandatanganan Kerja sama Dalam Rangka Kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan UMKM di Istana Presiden Bogor, Senin (18/1/2021).

Dengan demikian, tambah Presiden Jokowi, usaha besar dapat membantu UMKM meningkatkan levelnya. Dia pun menyambut baik bisnis model kemitraan antara usaha besar dengan UMKM. “Sehingga akan mengangkat usaha-usaha kecil menengah itu, naik levelnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden pun sangat berharap agar kontrak kerjasama antara UMKM dapat berkelanjutan walau nanti Presiden atau pemerintahan berganti orang. Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Tidak hanya sekali. Tapi terus menerus. Kemudian terus meningkat nilainya serta meningkat pula luas cakupannya. Kalau sekarang kontraknya Rp 1 miliar, tahun depan bisa 5 miliar, tahun depannya lagi bisa 10 miliar, tahun depannya lagi bisa 100 miliar. Itu yang kita inginkan. Sehingga secara signifikan meningkatkan kelas dan daya saing UMKM kita di pasar global,” jelasnya.

Baca Juga :  Masuki Wilayah Papua Nugini Secara Ilegal, Gubernur Papua Dipaksa Pulang

Di tempat yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berpesan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik harus dibarengi dengan pertumbuhan pemerataan ekonomi. “Para gubernur dan bupati selalu menyampaikan agar daerah mengambil bagian. Katanya, selama ini sudah ada, tapi belum maksimal,” lapor Bahlil kepada Presiden Jokowi seusai kegiatan.

Dia mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk jawaban bahwa tidak ada lagi investasi masuk ke Indonesia yang tidak melibatkan anak-anak daerah dan UMKM untuk mengambil bagian, dalam rangka meningkatkan ekonomi daerah dan nasional. “Dan kegiatan ini tindaklanjut MoU antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan BKPM,” ucap Bahlil.

Dia mengatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sering menyampaikan bahwa UMKM Indonesia jangan jualan beras dan kerupuk terus. Terlebih, investasi kali ini senilai Rp1,5 triliun adalah UMKM yang melakukan supply chain, jadi ini sudah lebih mendekati modernisasi.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga berpesan kepada para gubernur, bupati, dan walikota, kalau ada investasi yang masuk, kiranya harus melibatkan UMKM. “Sekarang kontribusi pertumbuhan kita juga sebagian besar dari UMKM yang menyupplai 120 juta angkatan kerja dari sebanyak 133 juta di negara kita,” pungkasnya. (Louis/CP)

- Advertisement -

Latest news

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...
Baca Juga :  BWI Tolak Politisasi Isu Dana Wakaf Digunakan Pemerintah

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...

Ketua DPR Redam Spekulasi Soal Panglima TNI, Pilihan Presiden Pasti yang Terbaik

JAKARTA -- Beberapa pekan terakhir ini beredar berbagai spekulasi dan analisa politik soal figur atau perwira tinggi bintang empat pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto...

Dilarang Anggarkan Pengadaan Pakaian, Sekretaris Dewan Nekat Lawan Ketua DPRD Jambi

JAMBI -- Kegaduhan politik terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Hal itu menyusul perseteruan antara Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Provinsi Jambi Emi Nopisah...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here