Kabarindo24jam.com | Jakarta – Film horor-komedi terbaru berjudul Ghost in the Cell karya sineas Indonesia Joko Anwar dijadwalkan tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 16 April 2026. Film ini lebih dulu menjalani pemutaran perdana dunia di ajang Berlin International Film Festival atau Berlinale 2026 dalam program Forum yang dikenal menampilkan film dengan gagasan sinematik kuat.
Film ini mengusung genre horor-komedi dengan latar sebuah penjara di Indonesia yang dipenuhi konflik antarnarapidana serta praktik kekerasan dan ketidakadilan. Situasi di dalam penjara semakin mencekam ketika serangkaian kematian misterius mulai terjadi, memaksa para narapidana yang sebelumnya saling bermusuhan untuk bekerja sama mengungkap teror yang menghantui blok sel mereka.
Dalam cerita tersebut, konflik antara geng narapidana, penjaga penjara yang korup, serta kemunculan sosok misterius menciptakan rangkaian peristiwa menegangkan yang dibalut dengan humor gelap khas film karya Joko Anwar.
Film Ghost in the Cell ditulis sekaligus disutradarai oleh Joko Anwar, yang dikenal melalui berbagai karya film genre seperti Pengabdi Setan dan Siksa Kubur. Film ini menjadi salah satu proyek terbaru sang sineas yang kembali mengeksplorasi perpaduan horor, satire sosial, dan komedi.
Film ini diproduksi oleh rumah produksi Come and See Pictures bekerja sama dengan Rapi Films dan Legacy Pictures, dengan Tia Hasibuan bertindak sebagai produser. Distribusi internasional film ini ditangani oleh perusahaan Korea Selatan Barunson E&A.
Film ini dibintangi sejumlah aktor ternama Indonesia dan Asia Tenggara, antara lain:
Abimana Aryasatya
Lukman Sardi
Morgan Oey
Tora Sudiro
Rio Dewanto
Aming
Bront Palarae
Danang Suryonegoro
Endy Arfian
Mike Lucock
Kiki Narendra
Deretan pemain ini menghadirkan beragam karakter narapidana dengan latar belakang berbeda yang terjebak dalam situasi penuh teror di balik jeruji penjara.
Sebelum dirilis secara komersial di Indonesia, Ghost in the Cell melakukan world premiere di Berlin International Film Festival 2026 yang berlangsung pada 12–22 Februari 2026 di Berlin, Jerman. Penayangan tersebut mendapat respons antusias dari penonton festival.
Dengan latar cerita yang unik, jajaran pemain papan atas, serta reputasi sutradara yang kuat di genre horor, film ini diperkirakan menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada tahun 2026.
(L/kD/*)







