BEM UI Rencanakan Aksi di Bundaran HI pada 12 Juni, Angkat Isu Ekonomi dan Kebijakan Publik

Kabarindo24jam.com | JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan mengusung sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kondisi ekonomi nasional serta kebijakan pemerintah.

Bacaan Lainnya

Informasi mengenai rencana aksi diumumkan melalui kanal resmi organisasi mahasiswa dan hasil konsolidasi yang dilakukan sejumlah elemen mahasiswa Universitas Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan seruan aksi yang dipublikasikan panitia, titik kumpul peserta dari lingkungan Universitas Indonesia berada di Lapangan FISIP UI, Depok, sebelum bergerak menuju lokasi aksi di Bundaran HI.

Peserta juga diimbau mengenakan pakaian berwarna hitam dan jaket kuning almamater sebagai identitas aksi.

Dalam materi yang disampaikan penyelenggara, aksi tersebut mengangkat sejumlah isu yang dinilai menjadi perhatian mahasiswa dan masyarakat. Sedikitnya terdapat lima tuntutan utama yang akan dibawa dalam demonstrasi.
Tuntutan pertama adalah penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Mahasiswa menilai efisiens penggunaan anggaran negara perlu menjadi perhatian agar alokasi belanja lebih tepat sasaran.

Kedua, peserta aksi meminta pemerintah mengambil langkah untuk menekan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Ketiga, mahasiswa menyuarakan evaluasi serta penghentian sejumlah program pemerintah yang menjadi sorotan dalam diskusi internal mereka, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Keempat, aksi tersebut juga membawa tuntutan terkait penghentian perluasan peran militer di ranah sipil yang menurut mahasiswa perlu mendapat perhatian dalam kerangka demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Kelima, mahasiswa meminta pemerintah memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban yang lebih terbuka terhadap berbagai kebijakan publik yang menjadi sorotan masyarakat.

Bundaran HI dipilih sebagai lokasi aksi karena dianggap sebagai salah satu ruang publik strategis di ibu kota yang memiliki akses luas terhadap perhatian publik.
Penyelenggara menyatakan aksi tersebut dimaksudkan sebagai sarana penyampaian aspirasi secara terbuka sesuai hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Hingga Kamis malam, belum terdapat informasi mengenai pembatalan maupun perubahan jadwal kegiatan. Aparat keamanan dan otoritas terkait diperkirakan akan melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.

Masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, hingga koridor Sudirman-Thamrin pada Jumat diperkirakan perlu mengantisipasi potensi perlambatan arus kendaraan apabila jumlah peserta aksi meningkat.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *